jelajah

Selain Jejak Shaggydog hingga Budaya Arab, Kampung Wisata Sayidan Yogyakarta Tawarkan Pengalaman Blusukan Sungai

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:30 WIB
Kampung wisata Sayidan di Yogyakarta tawarkan pengalaman seru. (kemenparekraf.go.id)

SketsaNusantara.id - Kampung Wisata Sayidan menjadi salah satu kawasan wisata berbasis permukiman di Kota Yogyakarta.

Wilayah ini berada di Kelurahan Pawirodirjan, Kemantren Gondomanan. Lokasinya berdekatan dengan kawasan wisata edukasi Taman Pintar.

Nama Sayidan memiliki latar sejarah tersendiri. Kawasan ini dahulu banyak dihuni warga keturunan Arab. Dalam sebutan masyarakat, warga Arab dikenal dengan istilah sayid. Dari sebutan tersebut, kawasan ini kemudian dikenal sebagai Sayidan.

Baca Juga: Uniknya Kampung Wisata Gunungketur Pakualaman Yogyakarta, Jejak Budaya Hidup di Sekitar Puro yang Ramai Dikunjungi Wisatawan di Hari Besar

Secara geografis, Kampung Wisata Sayidan terletak di sepanjang bantaran Sungai Code bagian tengah. Posisi ini menjadi salah satu ciri utama lingkungan kampung. Kawasan bantaran sungai ditata agar nyaman untuk aktivitas wisata.

Daya tarik utama yang dikembangkan adalah kawasan sungai. Jalur bantaran dirancang untuk kegiatan berjalan kaki dan bersepeda. Pengunjung dapat menyusuri area sungai sambil menikmati suasana permukiman warga.

Selain penataan lingkungan, Kampung Wisata Sayidan juga mengembangkan potensi ekonomi kreatif. Berbagai aktivitas warga menjadi bagian dari pengalaman wisata. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu daya tariknya.

Baca Juga: Mengenal Kampung Wisata Pandeyan Jogja, Kampung Pande Gamelan yang Hidupkan Wayang Kulit dan Tradisi Bakdo Kupat

Di kampung ini, pengunjung dapat melihat proses pembuatan makanan tradisional. Salah satu produk yang dihasilkan warga adalah brondong. Kegiatan produksi tersebut masih dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat.

Selain kuliner, Kampung Wisata Sayidan juga dikenal dengan kerajinan tangan. Warga memproduksi berbagai jenis kerajinan berbahan sederhana. Produk yang dihasilkan antara lain bunga kering dan tas berbahan goni.

Kerajinan lainnya mencakup tas kanvas dan busur panah. Beberapa warga juga menggeluti seni patung sebagai bagian kegiatan kreatif. Aktivitas tersebut berlangsung di lingkungan permukiman sehari-hari.

Keunikan lingkungan Sayidan juga tercermin dari latar budaya yang beragam. Kawasan ini tidak hanya dihuni warga keturunan Arab. Di wilayah tersebut juga terdapat permukiman warga Tionghoa.

Keberagaman tersebut diperkuat dengan keberadaan bangunan cagar budaya. Salah satunya adalah Klenteng Gondomanan. Tempat ibadah tersebut menjadi bagian dari sejarah kawasan Sayidan.

Selain klenteng, kawasan ini juga memiliki bangunan bergaya gothic. Terdapat pula bangunan peninggalan masa kolonial Belanda. Perpaduan arsitektur tersebut menciptakan lanskap visual yang khas.

Halaman:

Tags

Terkini