jelajah

Rahasia di Balik Pembuatan Perahu Madura: Dari Larangan Kayu Nangka hingga Tali Gelam yang Kuat

Minggu, 9 November 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi perahu buatan orang Madura. (Pexels/Min An )

Untuk memperkuat bagian yang disambung, digunakan dempul kayu tradisional yang dibuat dari campuran minyak jarak dan bubuk kapur. Campuran ini ditumbuk hingga halus dan dioleskan pada celah yang rentan bocor. Bila minyak jarak sulit didapat, pengrajin menggantinya dengan minyak nyamplong atau minyak kelapa.

Teknik Tanpa Paku dan Hiasan Perahu Madura

Salah satu ciri khas perahu buatan Madura adalah tidak menggunakan paku logam. Penyambungan papan dilakukan dengan pasak kayu, mengikuti sistem tradisional Asia Tenggara. Alasannya sederhana: besi akan berkarat bila terkena air laut, sedangkan pasak kayu lebih tahan lama dan fleksibel terhadap perubahan suhu dan tekanan air.

Untuk menghias perahu, pengrajin menggunakan cat minyak berwarna-warni. Motif dan warna disesuaikan dengan permintaan pemilik atau selera tukangnya. Sementara itu, layar perahu biasanya terbuat dari kain blacu tebal yang tahan angin laut.

Pembuatan satu unit perahu diperkirakan membutuhkan sekitar empat meter kubik kayu. Jumlah ini mencerminkan besarnya tenaga dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pengerjaan.

Kearifan Maritim yang Tetap Hidup

Tradisi pembuatan perahu Madura tidak hanya menunjukkan keterampilan teknis masyarakat pesisir, tetapi juga menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Dari cara memilih kayu hingga penggunaan bahan alami untuk menutup celah perahu, semua dilakukan dengan pemahaman mendalam terhadap lingkungan.

Warisan ini menjadi bukti bahwa teknologi tradisional dapat bertahan karena berpadu dengan nilai budaya dan spiritual. Di tengah kemajuan zaman, tradisi membangun perahu ala Madura tetap menjadi simbol ketekunan, keuletan, dan kebijaksanaan maritim Nusantara.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini