jelajah

8 Motif Batik Khas Nusantara, Menggambarkan Ombak di Laut Selatan hingga Bermakna Filosofis Persatuan dan Kekuatan

Kamis, 6 November 2025 | 19:30 WIB
Motif Parang, salah satu motif batik Nusantara yang sarat makna filosofis. (sonobudoyo.jogjaprov.go.id)

2. Motif Kawung

Motif Kawung adalah motif batik yang populer di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Memiliki ciri khas berbentuk bulat-bulat menyerupai buah kawung yang disusun secara geometris.

Susunan geometris dari motif ini memiliki makna filosofis sebagai lambang kehidupan manusia dan mengingatkan agar manusia tidak melupakan asal-usulnya.

3. Motif Sekar Jagad

Motif Sekar Jagad berasal dari Solo dan Yogyakarta. Nama motif ini diambil dari bahasa Belanda yakni “Kar” dan bahasa Jawa yakni “Jagad”.

“Kar” berarti peta dan “Jagad” berarti dunia. Sehingga apabila disatukan berarti peta dunia.

Makna yang terkandung dalam nama tersebut adalah gambaran keindahan keberagaman Indonesia yang membuat takjub siapa saja yang melihatnya.

4. Motif Sido Asih

Motif Sido Asih adalah motif batik yang kerap dikenakan dalam pernikahan adat Jawa.

Motif ini memiliki makna kehidupan manusia yang penuh kasih sayang dan mengandung harapan akan kehidupan rumah tangga yang penuh cinta.

5. Motif Mega Mendung

Motif Mega Mendung adalah motif batik yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Motif ini nampak sederhana namun memberikan kesan mewah bagi siapa saja yang memakainya.

Motif yang identik dengan awan ini memiliki makna sebuah harapan bahwa siapa saja yang memakainya akan memiliki ketenangan, kesabaran, serta dapat menahan amarah.

6. Motif Sidomukti

Motif Sidomukti diambil dari kata “Sido” dan “Mukti”. “Sido” dalam bahasa Jawa berarti “Jadi” dan “Mukti” berarti kebahagiaan atau kecukupan.

Halaman:

Tags

Terkini