Kain ulos jenis ini biasa diberikan kepada ibu yang sedang mengandung 7 bulan atau dari nenek kepada cucu pertama dalam keluarga baru.
Sebagai simbol kesuburan, kain ini juga digunakan sebagai gendongan yang disebut dengan Ulos Parompa dalam bahasa Batak.
3. Ulos Ragidup
Ulos Ragidup merupakan kain ulos yang paling sulit dalam proses pembuatannya sehingga memiliki harga yang lebih mahal dibanding kain ulos lainnya.
Pada kain ini terdapat detail motif yang tampak hidup dengan sebutan Ragidup atau Ragi Hidup.
Keunikan dari kain ulos jenis ini adalah biasanya dimiliki oleh setiap rumah tangga masyarakat Suku Batak.
Kain Ulos Ragidup melambangkan kehidupan dan kebahagiaan dengan keturunan yang panjang umur dan menjadi simbol kehidupan.
Kain ini diberikan orang tua pengantin wanita kepada orang tua pengantin laki-laki dalam upacara adat perkawinan sebagai harapan kerukunan hidup.
4. Ulos Bintang Maratur
Ulos Bintang Maratur memiliki makna filosofis sebagai simbol patuh dan kerukunan.
Motif dengan corak jejeran bintang ini menunjukkan kerukunan keluarga khususnya kepatuhan anak terhadap orang tuanya.
Kain ulos ini biasa diberikan orang tua kepada anak yang telah berkeluarga dan berhasil membangun rumah sendiri.
5. Ulos Sadum
Kain Ulos Sadum memiliki motif bunga yang meriah dengan bingkai berwarna gelap di kedua sisinya.
Didominasi warna merah, kain ini memiliki simbol motivasi dalam keluarga agar selalu bersemangat dan bersukacita dalam menjalani kehidupan.