Di Desa Kemiren, banyak produsen Klemben yang masih menggunakan cara tradisional yakni dengan menggunakan tungku tanah liat.
Selain disajikan pada momen lebaran, masyarakat Suku Osing juga menghidangkan Klemben kepada tamu yang bertandang.
Kue yang sudah ada sejak zaman Belanda ini biasanya makin ramai dicari saat bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, permintaan Klemben akan meningkat saat memasuki bulan Ramadhan.
Satu kilogram Klemben biasanya ditawarkan dengan harga bervariasi mulai dari Rp55 ribu untuk 40-45 buah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!