SketsaNusantara.id - Warung Papiti menjadi salah satu tempat yang akrab di telinga warga Yogyakarta, terutama kalangan mahasiswa.
Terletak di Jalan Ringroad Utara No.16A, Condongcatur, Depok, Sleman, warung ini hampir tak pernah sepi pengunjung. Setiap malam, kursi-kursi panjangnya dipenuhi anak muda yang datang untuk menikmati susu segar sambil bercengkerama.
Dari luar, Warung Papiti mungkin terlihat sederhana. Namun, daya tarik utamanya justru terletak pada cita rasa susu yang khas.
Susunya dikenal tidak amis dan memiliki rasa lembut yang sulit ditiru. Keistimewaan itu membuat Warung Papiti bertahan di tengah banyaknya tempat nongkrong baru yang terus bermunculan di Jogja.
Menu yang ditawarkan juga sangat beragam. Mulai dari susu murni yang dikenal dengan sebutan sumur, susu mocca atau semoc, hingga varian susi, yaitu susu sirup dengan berbagai rasa manis yang menggoda.
Warung Papiti juga menyediakan aneka camilan dan makanan berat yang cocok untuk menemani segelas susu hangat di malam hari.
Baca Juga: Warung Ikan Bakar Khas NTT di Yogyakarta, Konsisten Bikin Rindu Rasa Asli Timur
Beberapa menu favorit di antaranya nasi pecel lele, mi goreng, dan tempe mendoan. Pilihan makanan yang lengkap membuat pengunjung bisa datang tak hanya untuk minum susu, tapi juga makan malam bersama teman.
Suasana di Warung Papiti juga menjadi alasan banyak orang betah berlama-lama. Lampu temaram, bangku kayu panjang, serta suasana hangat khas warung pinggir jalan menghadirkan kenyamanan tersendiri.
Tak jarang, tempat ini jadi lokasi nongkrong rutin mahasiswa setelah kuliah malam. Selain rasa dan suasananya, harga di Warung Papiti juga bersahabat dengan kantong anak muda.
Segelas susu bisa dinikmati dengan harga yang terjangkau, sementara menu makanan berat pun tidak membuat dompet menjerit. Kombinasi rasa, harga, dan suasana inilah yang membuat Papiti tetap eksis meski telah berdiri lama.
Lokasinya yang strategis di kawasan Condongcatur juga membuatnya mudah dijangkau dari berbagai kampus besar seperti UGM, UNY, dan UPN. Tidak heran jika setiap malam, area parkirnya dipenuhi motor mahasiswa.