Ukuran dari kerupuk ini lebar, tipis, dan berwarna merah muda dengan rasa khas udang yang kuat.
Kerupuk ini cocok untuk menemani makanan seperti rawon, lontong opor, maupun nasi goreng.
3. Kerupuk Melarat
Kerupuk melarat adalah kerupuk yang tidak digoreng dengan minyak melainkan disangrai dengan pasir panas.
Nama Melarat diambil dari bahasa Jawa yang berarti miskin. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh harga minyak goreng yang mahal.
Pasir yang digunakan untuk menyangrai kerupuk adalah pasir yang aman dan bersih sehingga kerupuk dapat dinikmati dan menjadi pelengkap makan atau menjadi camilan.
4. Kerupuk Gendar
Kerupuk Gendar memiliki nama lain Kerupuk Karak dan banyak ditemukan di Jawa Tengah.
Kerupuk ini terbuat dari adonan nasi dengan tambahan bumbu rempah.
Memiliki tekstur renyah dan rasa yang gurih menjadikan kerupuk ini salah satu camilan favorit masyarakat saat santai.
5. Kerupuk Mie
Kerupuk mie adalah kerupuk yang berbentuk keriting dan berwarna kuning. Penamaan kerupuk diambil dari bentuk yang menyerupai mie dan bukan berasal dari bahan mie.
Kerupuk ini kerap dijumpai sebagai pelengkap asinan betawi atau asinan bogor.
6. Kerupuk Kulit
Kerupuk kulit memiliki nama lain kerupuk rambak dan terbuat dari kulit sapi atau kerbau.