jelajah

Bukan Sekadar Bakmi Jawa, Inilah Sensasi Bakmi Jombor yang Dimasak dengan Arang dan Buka Sampai Dini Hari

Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:30 WIB
Bakmi Jombor dengan cita rasa khas dari sudut Yogyakarta. (Jogjaprov.go.id)

SketsaNusantara.id - Yogyakarta tak pernah kehabisan cerita soal kuliner malam. Salah satu yang bertahan melawan waktu adalah Bakmi Jombor, kedai sederhana yang setiap malam diserbu penikmat rasa tradisional.

Dari pukul 17.00 hingga dini hari pukul 02.00 WIB, kepulan asap arang dan wangi kaldu ayam menjadi penanda khas tempat ini.

Terletak di Jalan Raya Magelang KM 6,5, Sinduadi, Mlati, Sleman, Bakmi Jombor bukan sekadar tempat makan, tapi bagian dari sejarah panjang cita rasa Jogja.

Baca Juga: Warung Legendaris Yogyakarta sejak 1945 yang Bikin Orang Rela Antre Setiap Malam demi Semangkuk Bakmi Hangat

Di tengah derasnya arus modernisasi dapur, kedai ini tetap mempertahankan cara lama yang nyaris punah, memasak menggunakan bahan bakar arang.

Metode itu bukan sekadar romantisme masa lalu. Dilansir dari Jogjaprov.go.id, penggunaan arang diyakini menjadi rahasia utama kelezatan bakmi ini.

Suhu panasnya yang stabil membuat bumbu-bumbu lebih meresap, sementara aroma khas hasil pembakaran arang memberikan sensasi tersendiri yang tak bisa digantikan kompor gas.

Baca Juga: Eksis Sejak 1968 di Kawasan Cikini Jakarta, Bakmi Ayam Gondangdia Tetap Diburu oleh Para Pecinta Mie hingga Saat Ini

Dari cara memasak yang unik itu lahir cita rasa yang lembut sekaligus kuat. Tekstur mienya kenyal, kuah kaldu ayamnya gurih dan terasa alami. Dalam setiap suapan, ada harmoni antara rasa, aroma, dan panas asap arang yang menembus hingga ke dinding lidah.

Bagi banyak pengunjung, Bakmi Jombor bukan hanya soal makanan. Ia adalah pengalaman menyelami waktu. Saat menikmati bakmi rebus di tengah malam, seolah waktu berjalan lebih lambat.

Setiap piring menjadi nostalgia, terutama bagi mereka yang tumbuh dengan cita rasa bakmi Jawa tempo dulu.

Ciri khas lainnya adalah suasana kedai yang tetap sederhana. Meja-meja kayu, tungku arang menyala, dan aroma kaldu ayam yang menyebar menjadi perpaduan yang membuat pelanggan betah. Tak jarang, antrean mulai terlihat bahkan sebelum jam buka.

Keistimewaan Bakmi Jombor juga terletak pada waktu operasionalnya. Membuka lapak mulai sore hingga pukul dua dini hari membuatnya menjadi tujuan utama para penikmat kuliner malam.

Halaman:

Tags

Terkini