jelajah

Diperingati Setiap 12 Rabiul Awwal, Inilah 8 Tradisi Unik Memperingati Maulid Nabi di Sejumlah Daerah di Indonesia

Rabu, 3 September 2025 | 21:30 WIB
Tradisi Grebeg Maulud di alun-alun Yogyakarta tahun 1884 (X @SejarahRI)

SketsaNusantara.id - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal, dirayakan dengan penuh suka cita oleh umat Islam di seluruh dunia. 

Di Indonesia, perayaan ini memiliki berbagai tradisi unik yang berbeda di setiap daerah, memadukan nilai-nilai agama dengan kearifan lokal.

Tahukah kamu bahwa terdapat beberapa tradisi unik peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW  di Indonesia.

Baca Juga: 10 Link Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Bingkai Islami Menarik Cocok sebagai Unggahan Media Sosial

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube InformasiDunia, inilah 8 tradisi unik disejumlah daerah dalam merayakan Maulid Nabi.

1. Grebeg Maulud (Yogyakarta dan Surakarta)

Tradisi ini merupakan perayaan besar yang diselenggarakan oleh Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Puncaknya adalah arak-arakan gunungan yang terbuat dari hasil bumi dan makanan tradisional.

Gunungan ini diarak dari keraton menuju masjid untuk didoakan, lalu diperebutkan oleh masyarakat. Tradisi ini melambangkan sedekah raja kepada rakyatnya dan dianggap membawa berkah.

Baca Juga: Kampung Moderasi Beragama di Jombang Peringati Maulid Nabi, Berharap Indonesia Segera Pulih

2. Baayun Maulid (Kalimantan Selatan)

Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan memiliki tradisi mengayun bayi atau anak-anak di buaian yang dihias indah. 

Sambil mengayun, mereka melantunkan syair-syair maulid. Tradisi ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini dan berharap anak-anak tumbuh dengan akhlak mulia seperti Rasulullah.

 3. Bungo Lado (Sumatera Barat)

Di Padang Pariaman, Sumatera Barat, perayaan Maulid Nabi dirayakan dengan tradisi Bungo Lado. 

Halaman:

Tags

Terkini