jelajah

Dari Syiah hingga Jawani, Ada 4 Keluarga Persia yang Jadi Pionir Islam Awal di Nusantara sejak Abad ke-7

Selasa, 1 Juli 2025 | 10:00 WIB
Ilustrasi, jejak keluarga Persia atau Iran yang menyebarkan Islam di Nusantara. (Pexels/Amar Preciado)

Mereka menetap di Pasai, Sumatera Utara, dan dikenal sebagai penyusun “Khat Jawi” atau tulisan Arab Melayu yang digunakan secara luas dalam dokumen dan naskah Islam di Nusantara.

3. Keluarga Syiah

Keluarga ini datang pada masa pemerintahan Ruknuddaulah bin Hasan bin Buwaih ad-Dailami sekitar tahun 969 M (357 H).

Mereka tinggal di bagian tengah Sumatera Timur dan mendirikan kampung bernama Siak, yang kemudian berkembang menjadi Negeri Siak, pusat kekuasaan Islam yang cukup berpengaruh di masa berikutnya.

4. Keluarga Rumai

Keluarga Rumai berasal dari puak Sabankarah, dan menetap di wilayah utara dan timur Sumatera.

Penulis-penulis Arab pada abad ke-9 hingga ke-10 menyebut pulau Sumatera dengan berbagai nama seperti Rumi, al-Rumi, Lambri, dan Lamuri. Semuanya mengacu pada daerah yang diyakini terkait dengan keberadaan keluarga Rumai.

Kehadiran keluarga-keluarga Persia ini bukan sekadar migrasi, tetapi juga membawa serta warisan budaya, tulisan, dan tradisi keislaman yang khas.

Jejak mereka masih bisa dikenali dari nama-nama tempat, sistem tulisan Jawi, hingga peran-peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara bagian barat dan tengah.

Sejarah ini menunjukkan bahwa proses Islamisasi di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh Arab, tetapi juga oleh peradaban Persia yang telah lebih dulu memiliki tradisi sastra dan intelektual yang kuat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini