Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, menyatakan keberatan karena dampak ekonomi yang signifikan.
Dishub Banyuwangi mengusulkan sistem buka-tutup selama masa perbaikan di jalur Gumitir.
Harapannya agar jalur strategis penghubung Jember dengan Banyuwangi ini tetap dapat digunakan secara terbatas, terutama untuk mobilisasi kendaraan penting seperti ambulans, hingga logistik termasuk pengiriman bahan makanan dan BBM.
Usulan ini didasarkan pada kekhawatiran bahwa jalur alternatif tidak sepenuhnya memadai, terlebih waktu perjalanan yang ditempuh lebih lama sehingga menambah biaya akomodasi.
Hal ini tentu akan berdampak pada ekonomi di wilayah Banyuwangi hingga Bali.
Mendengar usulan tersebut, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) akan menggelar rapat koordinasi dengan pihak kepolisian dari Ditlantas Polda Jatim serta pihak terkait untuk berdiskusi membahas solusi terbaik yang mengutamakan keselamatan tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini