Barangkali, sudut pandang tersebut Pak Margono dapatkan setelah dia sendiri pernah susah beberapa tahun silam sebelum kedainya seramai sekarang.
Pak Margono mulai menjalankan bisnis cilok ini sejak tahun 2019. Namun, pada saat itu dia masih berjualan dengan berkeliling membawa dagangannya di motor.
Hujan dan panas terik pun sudah sering Pak Margono tempuh demi mencari nafkah bagi anak dan istri. Pernah pula dia rasakan dagangannya sepi, bahkan hingga tak ada pembeli sama sekali.
Titik balik kesuksesan Pak Margono dimulai ketika dia mulai berjualan di depan Alfamart SPBU Pandanaran, Jiwo Wetan, Wedi, Klaten.
Saat itu, satu per satu pembeli mulai berdatangan hingga jualannya jadi laris manis dan Pak Margono punya cukup dana untuk membangun kios di sana.
Kini, produksi Cilok MG 06 pun bertambah hingga mencapai 2 kg/hari. Pak Margono pun turut sukses mengirimkan cilok-ciloknya ke berbagai kota. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!