2. Thailand
Di Thailand, perayaan Waisak atau yang disebut Visakha Bucha dirayakan dengan melaksanakan serangkaian ritual termasuk menyalakan ribuan lilin di kuil.
Umat Buddha mengelilingi kuil sambil membawa lilin dan mendengarkan pesan dari para biksu di vihara. Tak hanya itu, umat Buddha di negara tersebut juga melakukan persembahan makanan dan bunga beribadah di vihara.
Tradisi unik lainnya uang dilakukan di Thailand adalah mengibarkan bendera enam garis warna sebagai simbol semangat dan kebanggaan terhadap ajaran Buddha.
Baca Juga: Antisipasi Libur Panjang Waisak, KAI Kembali Operasikan Kereta Api Mutiara Timur
3. Tiongkok
Perayaan Waisak di Tiongkok biasanya dilakukan dengan menggelar festival lentera teratai, menyalakan dupa hingga memberikan persembahan sebagai penghormatan untuk para biksu.
Selain itu, terdapat juga ritual memandikan Buddha (Yufojie) dengan menyiramnya menggunakan air suci. Ritual ini dilakukan sebagai simbol perbersihan batin yang dipercaya dapat membawa berkah.
4. Jepang
Peryaan Waisak di Jepang lebih sederhana, biasanya dilakukan dengan melaksanakan tradisi mengelilingi bunga teratai sebagai simbol pencerahan.
Selain itu, umat Buddha juga melakukan tradisi ama-cha. Mereka mengunjungi kuil untuk memandikan patung Buddha kecil dengan menuangkan teh manis (ama-cha) sebagai simbol kelahirannya.
Menariknya, perayaan Waisak di Jepang juga biasanya bertepatan dengan musim semi sehingga biasanya dibuat replika kuil dihiasi bunga musim semi sebagai penghormatan pada sang Buddha.
5. Korea Selatan
Perayaan Waisak di Korea Selatan terbilang meriah dengan diadakan Festival Lentera Teratai di Seoul. Festival ini dilakukan sejak 12 abad lalu sejak dinasti Joseon.