Diresmikan pada 3 Oktober 2022 oleh Tjhia Chui Mie (Walikota Singkawang), Jung Siauw Kong dan Jung Siauw Kiang (2 orang donatur), vihara Thai Pak Kung memiliki nama lengkap Vihari Sui Kheu Thai Pak Kung.
Nama yang terukir indah di sebuah prasasti marmer hitam dengan tulisan bertinta emas seakan memastikan bahwa rumah ibadah umat Budha yang satu ini dikerjakan dengan segenap jiwa.
Masyarakat Singkawang tentunya sangat bangga. Berdiri di atas lahan seluas 6 hektar dan membutuhkan waktu 10 tahun untuk pembangunannya (karena diselingi oleh masa Covid-19), vihara ini dihiasi oleh barisan anak tangga yang landai nan lebar dengan pegangan putih yang penuh dengan ukiran naga.
Saat melangkah naik dan mencapai teras teratas vihara, Redaksi menebarkan pandangan ke banyak sisi dari sebuah ketinggian.
Selain kembali melihat gerbang tadi, terhampar sebuah lapangan dan halaman berumput yang bersih dan tertata.
Gedung inti dari Vihara Thai Pak Kung yang berada di sisi teratas bangunan vihara ini, membuat Redaksi terdiam dan memutuskan untuk duduk di bangku panjang yang sudah disediakan di bawahnya.
Sembari mendengarkan lantunan doa panjang dan ketukan Mu Yu (alat sembahyang yang diketuk), Redaksi menyaksikan beberapa orang yang sedang sembahyang di depan sebuah gentong marmer yang dikelilingi oleh ukiran kepala negara. Banyak hio terbakar pun menghiasi keberadaan tempat sembahyang ini
Sebuah kepala naga putih berada di tengah rangkaian tangga terakhir yang menghantarkan pengunjung ke gedung utama vihara.
Gedung dengan atap menjulang didominasi warna merah yang berpadu apik dengan hijau, biru, putih, kuning, dan keemasan ini disanggah oleh banyak tiang silinder.
Ukiran cantik menghiasi setiap sisi dinding gedung, termasuk pintu dan jendela. Atapnya sendiri melebar dengan 2 tumpukan yang kokoh dengan struktur rangka yang kembali membuat Redaksi berdecak kagum.
Mendampingi bangunan utama vihara yang ada di tengah, Vihara Thai Pak Kung juga menghadirkan 2 ruang berdua tak jauh dari bangku tempat saya duduk tadi.
Usai puas memotret ke sekeliling vihara dan duduk kembali, saya melihat destinasi wisata religi ini mulai dipadati oleh banyak pengunjung. Ada sekelompok wisatawan yang sepertinya dari Tiongkok karena tour leadernya terdengar berbahasa Mandarin.
Redaksi juga melihat sepasang calon pengantin yang sedang photo session pre-wedding. Mereka mengenakan baju merah, adat khas Tiongkok dengan berbagai aksesoris yang cantik luar biasa.
Kapan kalian ke Singkawang, jangan lupa beranjangsana ke Vihara Thai Pak Kung ya. Ikutlah menjadi saksi dan terperangkap pada pesona kemegahan sebuah bangunan dan destinasi wisata religi yang sudah menjadi ikon kota Singkawang ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!