Jika ingin ramai-ramai berkunjung bersama keluarga besar atau membawa teman-teman kelas melakukan field trip ke TWA ini, ada villa yang muat menampung hingga 30 orang.
Uniknya, villa tersebut dibangun di atas air dan harus menyeberangi jembatan kayu kecil untuk sampai ke terasnya.
Jika takut dengan keamanannya karena berada di tengah hutan, tidak usah cemas. Tidak ada hewan berbahaya di taman ini kecuali kera, rusa, burung-burung, dan biawak kecil. Mereka hadir untuk membawa pengunjung lebih dekat dengan alam.
Tidak jauh dari villa, ada kafe dengan dua lantai yang memberikan spot terbaik untuk menikmati pemandangan danau yang tenang serta hutan mangrove teduh. Pengunjung pun bisa datang tanpa perlu menginap di villa jika hanya ingin rehat sebentar dari kesibukan kota.
Namun, panorama danau juga bisa disaksikan dengan mengeksplorasi secara langsung area tersebut dari atas speed boat atau sampan bagi yang ingin melakukan kayaking. Perahu kayak ini juga salah satu kegiatan yang amat populer di TWA Mangrove.
Karena TWA Mangrove ini juga dibangun sebagai kawasan edukasi, tentunya tidak lengkap tanpa kegiatan menanam biji mangrove yang bisa dilakukan secara gratis.
Area lain yang sering menarik perhatian turis adalah masjid apung Al-Hikmah yang dibangun luas di atas air serta area taman bermain yang bisa jadi spot favorit anak-anak.
TWA Mangrove Angke Kapuk buka setiap hari pukul 08.00 – 17.30 WIB saat weekday dengan harga tiket Rp30.000, lalu pukul 07.00 – 17.30 WIB pada saat weekend dengan harga tiket Rp35.000. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini