SketsaNusantara.id - Wisata religi menjadi salah satu objek wisata yang digemari oleh publik. Di antaranya adalah mengunjungi masjid yang sering juga tercatat sebagai ikon dari daerah di mana masjid tersebut berdiri.
Dalam sebuah perjalanan menuju Pangandaran, tim SketsaNusantara.id bertemu dengan Masjid Jami Ar-Rohman di desa Cijulang.
Rumah ibadah umat muslim yang keunikan arsitekturnya melahirkan decak kagum bagi siapa pun yang melihatnya.
Dibangun di atas lahan seluas 800an m2, masjid yang juga dikenal sebagai Masjid Baret Hijau ini memang memiliki kubah yang menyerupai baret hijau khas pasukan Kostrad TNI. Di baret itu pun disematkan bintang 4 yang mewakili pangkat seorang jenderal.
Sementara di samping nya berdiri sebuah tongkat komando berwarna keperakan yang bagian tengahnya juga dikelilingi oleh 4 bintang.
Diresmikan pada 1 Maret 2025 oleh Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, masjid ini juga menghadirkan 2 prasasti dengan marmer hitam dan huruf berwarna emas.
Salah satu dari prasasti ini berisikan tentang filosofi dari Masjid Jami Ar-Rohman yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat.
Masjid yang berbentuk Baret Hijau Bintang 4 bermakna Persembahan dari Abdi Tuhan yang bertugas sebagai abdi bangsa dan negara;
1. Bintang 4 bermakna puncak pengabdian sebagai hamba Allah dan abdi negara, juga perlambang komitmen menunaikan Empat Pokok ajaran Islam yaitu salat, zakat, puasa, dan haji.
2. Lambang Kostrad dalam baret bermakna komitmen menjadi Ksatria yang menjaga bangsa sekaligus manunggal bersama rakyat.
3. Jumlah bintang dan lambang (mihrab) bermakna gabungan ikhtiar dan tawakal selama mengabdi di TNI yang puncaknya ingin diridhai Allah, sekaligus keselarasan Pancasila dengan 5 rukun Islam.