jelajah

Sejarah Wisuda, Tradisi Kelulusan yang Sudah Ada Sejak Abad Ke-12, Benarkah Diambil dari Bahasa Jawa Kuno?

Senin, 28 April 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi sejarah hingga asal usul wisuda (Freepik)

 

SketsaNusantara.id - Topik wisuda kembali jadi perbincangan hangat usai konten Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdebat dengan salah seorang remaja viral di media sosial.

Dalam debat tersebut, wisuda yang dibahas yakni wisuda di tingkatan SMA/SMK.

Remaja tersebut bersikeras bahwa wisuda untuk siswa SMA diperlukan. Sementara Dedi Mulyadi menilai hal tersebut dapat memberatkan orang tua.

Baca Juga: Heboh! Dedi Mulyadi Larang Kegiatan Wisuda Saat Kelulusan SMA, Bikin Siswa-Siswi Ini Kecewa Hingga Menitikkan Air Mata: Udah Jadi Bahan Percobaan...

Menurut remaja yang diketahui bernama Aura Cinta tersebut, wisuda juga menjadi salah satu momen untuk menciptakan kenangan.

Perdebatan tersebut bermula dari kebijakan Dedi Mulyadi yang melarang kegiatan wisuda untuk kelulusan TK sampai SMA.

Sejarah Wisuda

Tradisi wisuda di jenjang TK, SD, SMP hingga SMA merupakan tren yang belakangan sedang ramai digandrungi para pelajar.

Baca Juga: Bikin Siswa-Siswi Kecewa Berjamaah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tegaskan Larangan Kegiatan Wisuda untuk Kelulusan SMA, Ada 3 Alasan Penting!

Sementara upacara wisuda yang dilakukan di jenjang perguruan tinggi sudah lama dilakukan, bahkan sejak ratusan tahun lalu.

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman canterbury.ac.nz, tradisi wisuda pertama kali diselenggarakan yakni saat kelulusan universitas pertama di Eropa sekitar abad ke-12.

Secara etimologi, kata wisuda sendiri dalam bahasa Inggris berarti graduate yang bermakna ‘seseorang yang mendapatkan gelar’.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan Aura Cinta! Remaja Viral yang Debat dengan Dedi Mulyadi Soal Wisuda Sekolah, Ternyata Pemain Sinetron dan Eks Model Iklan Pinjol

Halaman:

Tags

Terkini