Berikut ini SketsaNusantara.id rangkum 8 tradisi bulan Syawal setelah Idul Fitri yang unik di masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Tidak Mudik saat Lebaran 2025? Ini 7 Tips Agar Anak Kos Tetap Happy!
1) Grebeg Syawal
Mungkin Grebeg Syawal adalah tradisi bulan Syawal yang paling ramai dikenal.
Biasanya di wilayah Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Solo, dan Cirebon melakukan tradisi Grebeg Syawal yang menyajikan gunungan hasil bumi.
Selain itu, Grebeg Syawal juga dilakukan ziarah ke makam para leluhur.
2) Terater Madura
Berbeda dengan suku Jawa, masyarakat Madura juga punya tradisi Syawalan yang unik dan dilestarikan sampai saat ini yang disebut Terater.
Masyarakat Madura melakukan tradisi Terater pada tanggal 7 Syawal atau yang dikenal dengan Hari Raya Ketupat.
Menu yang dihantarkan ke tetangga dan sanak saudara berupa ketupat sayur atau opor ayam yang didahului dengan doa bersama di tempat ibadah.
3) Lopis Raksasa
Tradisi bulan Syawal lainnnya yaitu Lopis Raksasa yang dilestarikan oleh masyarakat Pekalongan, Jawa Tengah yang dilakukan pada 8 Syawal.
Disebut lopis raksasa kerana tingginya 2 meter, diameter 1,5 meter dan berat mencapai 225 kilogram menjadi rabutan pengunjung untuk mendapatkan berkah.