Sabtu, 4 Juli 2026

Mengenal Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Nusantara Yang Masuk Catatan Marcopolo Sebagai Negara yang Tentram dan Kaya

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 17 Oktober 2024 | 22:00 WIB
Ilustrasi kemegahan kerajaan Islam pertama di Nusantara, Samudera Pasai  (Laman RRI.go.id)
Ilustrasi kemegahan kerajaan Islam pertama di Nusantara, Samudera Pasai (Laman RRI.go.id)

Menurut catatan Ibnu Batutah, seorang pengembara muslim asal Maghribi yang berkunjung ke Samudera Pasai pada tahun 1346, ia menceritakan sebuah kapal dari Samudera Pasai terlihat di negeri China.

Dan ketika dicocokkan dengan beberapa sumber China maka catatan Ibnu Batutah itu benar adanya.

Rupanya kapal-kapal Samudera Pasai ini datang ke China untuk menyerahkan upeti.

Sedangkan catatan lain menyebutkan bahwa Sultan Malik Al-Shaleh kerap mengirim utusan ke Quilon India Barat pada tahun 1282.

Baca Juga: Kaya akan Relief dan Simbol-simbol, Inilah Candi Penataran Peninggalan Kerajaan Kediri

Hal itu membuktikan bahwa kerajaan Samudera Pasai memiliki jaringan yang cukup luas di negeri-negeri di luar Nusantara.

Tidak mengherankan jika pada masa kejayaannya, Kerajaan Samudera Pasai menjelma menjadi sebuah kerajaan pusat perniagaan di kawasan tersebut.

Sebagai bandar perdagangan, kerajaan ini mengeluarkan mata uang emas yang dikeluarkan secara resmi bernama uang Dirham.

Selain pusat perdagangan, kerajaan Samudera Pasai menjadi pusat perniagaan dibawah komando Sultan Malik Al Shaleh sendiri.

Baca Juga: Prasasti Jaring, Peninggalan Kerajaan Kediri Yang di Temukan di Blitar Jawa Timur

Samudera Pasai melakukan hubungan dagang dengan sejumlah kerajaan di Nusantara lainnya serta dari kerajaan berbagai belahan di dunia seperti China, Arab, Syam dan India.

Para pedagang dari belahan dunia itu datang ke Samudera Pasai untuk membeli komuditas seperti lada, kapur barus dan emas.

Namun meski ia berfokus pada perdagangan, Samudera Pasai juga melupakan unsur penting dari sebuah kerajaan yakni kekuatan militer.

Untuk itu untuk mengimbangi perdagangan, Samudera Pasai memperkuat angkatan lautnya untuk mengamankan sektor penting tersebut.

Baca Juga: Ada Apa di Balik Peninggalan Kerajaan Cirebon? Istana Ini Punya Misteri yang Belum Terpecahkan, Suasana Mencekam

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: acehprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X