Kamis, 4 Juni 2026

Fakta Menarik Candi Kesiman Tengah di Mojokerto, Konon Jadi Bangunan Milik Para Resi, Benarkah Punya Gaya Arsitektur Tak Lazim?

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 September 2024 | 21:45 WIB
Candi Cungkup atau Candi Kesiman Tengah yang dekat dengan area persawahan dan gunung yang terpencil.  (instagram.com/@candi_cungkup_kesimantengah)
Candi Cungkup atau Candi Kesiman Tengah yang dekat dengan area persawahan dan gunung yang terpencil. (instagram.com/@candi_cungkup_kesimantengah)

SketsaNusantara.id- Candi Cungkup atau Candi Kesiman Tengah adalah salah satu situs bangunan suci peninggalan Kerajaan Majapahit dari abad ke-14.

Lokasi Candi Kesiman Tengah ini berada di lereng Gunung Weliran di Desa Kesiman Tengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dan juga dikelilingi oleh area persawahan serta pemandangan yang indah.

Sebagian besar bagian Candi Kesiman Tengah ini memang telah runtuh dan hanya menyisakan tumpukan batu di halamannya.

Baca Juga: Ditemukan Pada Tahun 1983, Candi Jawar Ombo di Malang Ini Dijadikan Tempat Pendidikan Keagamaan dan Pemujaan

Kemudian pada bagian atap candinya berbentuk tumpang yang serupa dengan Candi Jago dan Meru atau bagian dari bangunan Pura di Pulau Bali.

Sama halnya dengan candi-candi yang ada di Jawa Timur, bangunan suci tersebut menghadap ke barat dengan sisi kanan dan kirinya terdapat sebuah tangga untuk menuju ruang utama pada candi.

Candi Kesiman Tengah mempunyai gaya arsitektur yang juga sekilas mirip dengan Candi Jago di Malang dan Candi Naga di komoleks percandian Panataran.

Baca Juga: Intip Hal Unik Situs Candi Gentong dari Era Kekuasaan Raja Hayam Wuruk, Ternyata Stupanya Mirip dengan Negara Ini...

Hal menarik dari candi ini ada pada bagian kaki candi dimana terdapat relief yang menggambarkan kisah dalam mitologi agama Hindu yakni Samuderamanthana yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Tikno Chandra Chanel.

Kisah tersebut menceritakan tentang pemutaran Gunung Mandara yang dilakukan oleh para dewata yang bekerja sama dengan Ansura demi memperoleh air keabadian atau Tirta Amerta.

Melalui gambar relief tersebut, kita diajarkan mengenai apa pentingnya gotong royong dan kekompakan dalam tim agar mencapai tujuan secara bersama-sama.

Baca Juga: Relief Unik Candi Rimbi di Jombang Ini Konon Gambarkan Tempat Pendermaan Ratu Majapahit, Ternyata Begini Kondisinya Sekarang...

Pengajaran yang kedua adalah kita harus menepati janji yang sudah dibuat dan tidak boleh melupakannya.

Hal itu karena seseorang yang tidak menepati janji atau berkhianat, maka malapetaka akan mendatanginya baik cepat ataupun lambat.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Tikno Chandra Chanel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X