Kamis, 9 Juli 2026

Menelusuri Jejak Djemilah Birnie dan Salah Kaprah Pemaknaan yang Terlanjur Diamini dalam Perkembangan Asal Usul Sejarah Kabupaten Jember

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Senin, 19 Agustus 2024 | 21:58 WIB
Kondisi makam Djemilah Birnie di Maesan (SketsaNusantara.id/ Qorry 'Aina Damayanti)
Kondisi makam Djemilah Birnie di Maesan (SketsaNusantara.id/ Qorry 'Aina Damayanti)

Salah satu anekdot yang populer dan sering dilontarkan, salah satunya termasuk asal-usul nama Maesan yang berasal dari ungkapan "Oh my son" yang diucapkan oleh Djemilah ketika melahirkan putranya.

Baca Juga: Koalisi Gemuk di Kubu Gus Fawait-Djoko Susanto pada Pilkada Jember, Ketua DPC Gerindra Pastikan Tetap Terima Kritik yang Konstruktif

Anekdot tersebut kemudian berubah menjadi "Maesan," yang seringkali diungkapkan sebagai bentuk lelucon untuk menyebut sebuah nama kecamatan di Bondowoso.

Pada masanya, anekdot ini sering dijadikan bahan lelucon seiring dengan menjamurnya istilah Jamesbond (Jember, Mesan Bondowoso) yang populer di kalangan lin dan angkutan antar kota.

Salah Kaprah Sejarah Kota Jember dan Warisan Keluarga Birnie

Asal-usul nama kota Jember juga tidak luput dari banyak legenda dan kisah yang melingkupinya.

Salah satu versi cerita yang populer dan diamini, nama "Jember" berasal dari permainan kata "Djemilah" dan "Birnie," yang kemudian diotak-atik gathuk menjadi "Djembir," dan akhirnya disesuaikan ejaannya menjadi "Djember."

Baca Juga: Gus Fawait Bacabup Jember Laksanakan Konsolidasi Pertama dengan Koalisi Besar: Kami Ingin Mendapatkan Masukan

Meskipun cerita ini salah kaprah dalam pembentukan sejarah asal usul Kabupaten Jember, tidak dapat dipungkiri bahwa Djemilah dan keluarga Birnie tetap memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan wilayah ini.

Jejak keluarga Birnie di Maesan tidak hanya tersimpan dalam cerita-cerita rakyat, tetapi juga dalam bentuk fisik.

Salah satunya adalah makam Djemilah yang terletak di selatan Polsek Maesan, yang dulunya adalah bagian dari kawasan rumah keluarga Birnie.

Baca Juga: Teladani Sikap dan Perjuangan Bung Karno, Gedung UKM Universitas Jember Resmi Diluncurkan dalam Momentum Semangat Kemerdekaan RI ke-79

Dari pantauan Tim SketsaNusantara.id di lapangan, kini kondisi makam Djemilah Birnie tak terawat. Pada nisannya terdapat vandalisme bekas coretan cat berwarna biru, merah dan putih.

Dilansir dari akun facebook Stanley Collin Sugijo melalui group facebook Nostalgia Kampung Jember, disebutkan bahwa kawasan rumah keluarga Birnie sekarang menjadi Polsek Maesan.

Sementara itu, tanah kuburan yang ada di selatan hingga ke bawah merupakan kawasan halaman rumah Birnie.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @rzhakim

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X