Kamis, 4 Juni 2026

Berdiri Kokoh Selama Ratusan Tahun, Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Aceh Ini Gak Main-main

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Minggu, 7 Juli 2024 | 13:06 WIB
Masjid tertua di Indonesia, Masjid Raya Baiturrahman, Aceh.  (Instagram @masjid_raya_baiturrahman_aceh)
Masjid tertua di Indonesia, Masjid Raya Baiturrahman, Aceh. (Instagram @masjid_raya_baiturrahman_aceh)

 

 

SketsaNusantara.id - Masjid Raya Baiturrahman, yang mengukir sejarah kebanggaan bagi Aceh, bukan hanya sebuah bangunan bersejarah tetapi sebuah cermin dari ketangguhan dan keagungan budaya Islam di wilayah ini.

Dibangun pada tahun 1022 H/1612 M di bawah pemerintahan Sultan Iskandar Muda dari Kesultanan Aceh Darussalam.

Masjid ini tak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga pusat pendidikan Islam yang menginspirasi dari dulu hingga sekarang.

Baca Juga: Jejak Akulturasi Hindu, Jawa dan Islam pada Masjid Tertua di Solo, Dibangun Leluhur Mataram Islam Berdarah Majapahit

Melansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Bale Buku Bekas, di masa lalu, ketika Aceh berjuang melawan penjajah Belanda, Masjid Raya Baiturrahman berdiri sebagai simbol perlawanan yang gagah berani.

Dalam pertempuran yang menggetarkan, masjid ini bukan hanya melindungi spiritual tetapi juga fisik rakyat Aceh.

Dengan menghadapi serangan Belanda dan memenangkan pertempuran penting.

Baca Juga: Kisah di Balik Warna Emas Kubah Masjid Jami Al Baitul Amien Jember, Nazar Istri Bupati hingga Semangat Pemersatu

Ketika Belanda menghancurkan masjid ini dalam upaya kedua mereka, mereka tidak hanya meruntuhkan bangunan fisik tetapi juga membangkitkan semangat perlawanan yang semakin membara di kalangan rakyat.

Dengan bangunan baru yang diinisiasi pada tahun 1296 H/1879 M, masjid ini bangkit kembali dengan gaya arsitektur Moghul yang megah.

Menggambarkan ketahanan dan keindahan yang tak terbantahkan.

Baca Juga: Mirip Gedung DPR, Pesona Masjid 7 Kubah di Jember Sarat Makna Religius hingga Falsafah Hidup Orang Jawa

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: YouTube Bale Buku Bekas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X