SketsaNusantara.id - Kampung Wisata Sayidan menjadi salah satu kawasan wisata berbasis permukiman di Kota Yogyakarta.
Wilayah ini berada di Kelurahan Pawirodirjan, Kemantren Gondomanan. Lokasinya berdekatan dengan kawasan wisata edukasi Taman Pintar.
Nama Sayidan memiliki latar sejarah tersendiri. Kawasan ini dahulu banyak dihuni warga keturunan Arab. Dalam sebutan masyarakat, warga Arab dikenal dengan istilah sayid. Dari sebutan tersebut, kawasan ini kemudian dikenal sebagai Sayidan.
Secara geografis, Kampung Wisata Sayidan terletak di sepanjang bantaran Sungai Code bagian tengah. Posisi ini menjadi salah satu ciri utama lingkungan kampung. Kawasan bantaran sungai ditata agar nyaman untuk aktivitas wisata.
Daya tarik utama yang dikembangkan adalah kawasan sungai. Jalur bantaran dirancang untuk kegiatan berjalan kaki dan bersepeda. Pengunjung dapat menyusuri area sungai sambil menikmati suasana permukiman warga.
Selain penataan lingkungan, Kampung Wisata Sayidan juga mengembangkan potensi ekonomi kreatif. Berbagai aktivitas warga menjadi bagian dari pengalaman wisata. Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu daya tariknya.
Di kampung ini, pengunjung dapat melihat proses pembuatan makanan tradisional. Salah satu produk yang dihasilkan warga adalah brondong. Kegiatan produksi tersebut masih dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat.
Selain kuliner, Kampung Wisata Sayidan juga dikenal dengan kerajinan tangan. Warga memproduksi berbagai jenis kerajinan berbahan sederhana. Produk yang dihasilkan antara lain bunga kering dan tas berbahan goni.
Kerajinan lainnya mencakup tas kanvas dan busur panah. Beberapa warga juga menggeluti seni patung sebagai bagian kegiatan kreatif. Aktivitas tersebut berlangsung di lingkungan permukiman sehari-hari.
Keunikan lingkungan Sayidan juga tercermin dari latar budaya yang beragam. Kawasan ini tidak hanya dihuni warga keturunan Arab. Di wilayah tersebut juga terdapat permukiman warga Tionghoa.
Keberagaman tersebut diperkuat dengan keberadaan bangunan cagar budaya. Salah satunya adalah Klenteng Gondomanan. Tempat ibadah tersebut menjadi bagian dari sejarah kawasan Sayidan.
Selain klenteng, kawasan ini juga memiliki bangunan bergaya gothic. Terdapat pula bangunan peninggalan masa kolonial Belanda. Perpaduan arsitektur tersebut menciptakan lanskap visual yang khas.
Artikel Terkait
Potensi Kampung Wisata Kali Gajah Wong Giwangan Yogyakarta dari Bendhung Lepen hingga Dermaga Cinta yang Ramai Diminati
Kampung Wisata Patangpuluhan di Yogyakarta, Kawasan Seni Budaya di Tepi Kali Winongo dengan Jejak Sejarah Kraton
Berawal dari Lorong Sempit, Kampung Suryatmajan di Timur Malioboro Kini Jadi Kampung Wisata Kreatif dan Sentra UMKM Warga
Dekat Malioboro, Kampung Suryatmajan Yogyakarta Disulap Jadi Kampung Wisata Lewat Mural, UMKM, dan Olahan Jamur
Ada Wisata Air dan Seni Tradisi, Kampung Wisata Kricak di Utara Kota Yogyakarta Jadi Destinasi Alternatif