Sabtu, 11 Juli 2026

Rahasia Pembuatan Kapal Pinisi, Warisan Bugis yang Kini Berjuang Melawan Langkanya Kayu

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 November 2025 | 19:30 WIB
Kapal pinisi kebanggaan Indonesia. (Kemenparekraf.go.id)
Kapal pinisi kebanggaan Indonesia. (Kemenparekraf.go.id)

Tahap berikutnya adalah pemasangan papan dasar atau terasal, yang ketebalannya berbeda-beda.

Bagian bawah kapal menggunakan papan yang lebih tebal dibanding bagian atas. Setiap sambungan papan diatur dengan jarak 15–20 cm, menggunakan sistem pen yang mengikat struktur kapal agar rapat dan kokoh.

Setelah bagian dasar selesai, barulah kerangka perahu dipasang. Rangka ini terdiri dari tulang-tulang kayu seperti kelu, gading, dan saloro yang memperkuat sisi kiri dan kanan kapal.

Di bagian belakang perahu terdapat sistem kemudi, yang dianggap sebagai jantung kapal karena mengatur arah pelayaran.

“Bagian belakang penting karena di tempat itu terdapat kemudi yang merupakan ‘jantung’ perahu,” demikian disebut dalam panduan tradisional pembuatan Pinisi. Setelah itu, para pembuat kapal melanjutkan dengan membuat anjungan, tiang agung, hingga proses pendempulan terakhir sebelum kapal siap melaut.

Namun, tradisi ini menghadapi tantangan besar. Kayu, bahan utama pembuatan Pinisi, kini semakin sulit didapat. Hutan yang dulu lebat di Sulawesi perlahan menipis. Jika bahan baku terus berkurang, bukan tidak mungkin Pinisi hanya akan tersisa dalam catatan sejarah.

Kapal yang menjadi simbol kecerdasan dan kearifan masyarakat Bugis itu bisa ikut tenggelam bersama punahnya hutan yang dulu melahirkannya.****

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Warisan Bahari Indonesia, Bambang Budi Utomo, Pustaka Obor,

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X