Minggu, 12 Juli 2026

Candi Peninggalan Zaman Majapahit Ditemukan di Jember! Napak Tilas Lokasi Persinggahan Prabu Hayam Wuruk 

Photo Author
Nahria Sakinatul Jannah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 20:00 WIB
Penemuan bangunan bersejarah berupa Candi Deres di Kabupaten Jember  (jemberkab.go.id)
Penemuan bangunan bersejarah berupa Candi Deres di Kabupaten Jember (jemberkab.go.id)

 

SketsaNusantara.id - Siapa sangkat ternyata di Jember ada bangunan kuno yang berasal dari masa Hindu-Buddha, atau lebih dikenal dengan sebutan candi.

Menjadi satu-satunya di Kabupaten Jember, Candi Deres ini berlokasi di tengah-tengah area persawahan di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas.

Dikenal juga dengan julukan Candi Retjo, bangunan bersejarah ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Majapahit.

 Baca Juga: 2 Penemuan Unik dari Candi Peninggalan Majapahit di Pasuruan, Simbol Sakral Warisan Kerajaan Kuno yang Tersembunyi

Dugaan tersebut muncul saat struktur bangunan candi terlihat dibuat dari susunan batu bata besar khas Majapahit. 

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, dijelaskan bahwa Candi Deres ini ditemukan pada tahun 1980-an.

Diperkirakan Candi Deres ini dibangun saat Raja Hayam Wuruk melakukan perjalanan panjang di Jawa Timur pada tahun 1359 Masehi.

 Baca Juga: Melokal, Netizen Puji Penampilan Ji Chang Wook saat Foto Bersama Pevita Pearce dan Agung Karmalogy di Candi Prambanan

Perjalanan panjang alias tirtayatra yang dilakukan Prabu Hayam Wuruk ditempuh dengan jarak kurang lebih 1.700 kilometer.

Tempat ini diyakini sebagai tempat persinggahan sang prabu, meski hingga saat ini belum ada bukti untuk membenarkan klaim tersebut. 

Sementara itu Diskominfo Kabupaten Jember menuliskan bahwa bangunam kuno ini pertama kali diekskavasi pada kisaran tahun 1985 oleh Balai Arkeologi Jogja.

Baca Juga: Air Terjun Niagara Versi Lokal! Nyempil di Pedesaan Jember, wisata yang Bikin Momen Libur Natal dan Tahun Baru 2025 Makin Seru

Saat pertama kali ditemukan, Candi Deres sudah dalam kondisi yang memprihatinkan. 

Pasalnya, banyak sekali artefak, gerabah dan juga arca yang sudah tidak utuh lagi.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: ppid.jemberkab.go.id, sidita.disbudpar.jatimprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X