SketsaNusantara.id - Saat tim redaksi berkesempatan mengunjungi Semarang, Jawa Tengah, penulis berkesempatan mampir ke D’Kambodja Dapur Ndeso untuk menggali ratusan rasa yang dihidangkan oleh restoran milik Anne Avantie ini.
Berada di kawasan Gajah Mungkur di mana terdapat banyak bangunan besar dan rumah-rumah elit, D’Kambodja sudah menghadirkan keunikan dan kemegahannya sejak kita menginjakkan kaki di halaman parkir.
Disambut oleh seorang photografer yang bersiap di teras pintu depan resto, kita akan diajak untuk berfoto terlebih dahulu di sebuah spot cantik dan meriah, yang memang sudah dipersiapkan bagi para tamu.
Di tempat inilah kita bisa mengukir kenangan karena sudah berkunjung di sebuah resto milik seorang maestro perancang kebaya asal Semarang yang sudah mendunia.
Langkah pertama kita akan terpaku pada rancang dalam ruang yang penuh dengan sentuhan lawasan. Mulai dari keramik lantai, dekorasi, penggunaan unsur kayu, bahkan sebuah outlet mini yang ada persis di sisi kiri pintu masuk.
Di outlet itu selain tersedia berbagai macam kebaya karya Anne Avantie dalam berbagai warna, kita juga diajak untuk melihat banyak kerajinan tangan yang unik dengan harga yang ramah di kantong.
Puas menikmati sisi depan resto, seorang petugas mengarahkan kita untuk memasuki sebuah ruangan yang sarat dengan ratusan santapan tradisional dan selera nusantara. Mulai dari camilan atau jajan pasar hingga aneka masakan atau makanan berat selera Jawa dan nusantara.
Pilihan menunya banyak luar biasa. Mulai dari gorengan, baceman, rebusan, kukusan, dan berkuah.
Minuman pun jenisnya berlimpah ruah. Juice segar dari berbagai jenis buah, minuman bersoda, teh, kopi, hingga jamu tradisional.
Potongan buah dan aneka kerupuk pun tersedia termasuk pilihan sambal.
Selain kaya akan pilihan menu, D’Kambodja Heritage juga dikelilingi oleh banyak ruang makan yang lega, taman, dekorasi lawas luar dan dalam ruang, musala, dan tentu saja sebuah toko kecil.
Artikel Terkait
Masih Aktif Setelah 100 Tahun! Salah Satu Pabrik Tertua di Jember Ini Jadi Penopang Ekspor Pertanian dan Perikanan di Bumi Pandhalungan
Fakta Menarik Ki Hajar Dewantara Memperingati Hardiknas 2025, Bapak Pendidikan Indonesia Pernah Jadi Santri hingga Diasingkan ke Belanda
Serunya 'Blusukan' di Pasar Ngasem Yogyakarta, Menikmati Kuliner Tradisional di Bekas Pasar Burung Berusia 200 Tahun Lebih
Sampai Kedatangan Chef Terkenal dari Indonesia! Intip Warung Kuliner Legendaris di Surabaya, Sajikan Lontong Kupang yang Enak dan Tidak Amis
5 Fakta Kampung Unik di Gunungkidul! Tawarkan Suasana Otentik, Seakan Berada di Zaman Majapahit