Hal ini menambah kesan positif dan menguatkan makna solidaritas di kalangan suporter.
Saat ditanya alasan mereka melakukan aksi bersih-bersih ini, beberapa suporter Jepang menjawab dengan kata "atarimae," yang berarti "sesuatu yang sudah pasti."
Mereka menjelaskan bahwa membersihkan sampah setelah pertandingan berakhir adalah bak sudah menjadi kebiasaan atau tradisi tersendiri yang sesuai dengan budaya dan kepercayaan di negara asal mereka.
"Sedari awal tempat ini bersih, maka kami harus tinggalkan stand ini dalam keadaan bersih dan itu yang membuat hati kami bersih," kata salah satu suporter asal Jepang.
Kebiasaan ini tidak hanya terbatas pada tempat-tempat umum atau jika ada acara pertandingan olahraga di stadion saja, tetapi juga berlaku di kehidupan sehari-hari.
"Sejak usia dini, anak-anak di Jepang diajarkan untuk bertanggung jawab atas kebersihan ruang mereka, termasuk membersihkan kelas dan toilet," imbuh suporter lainnya.
Aksi bersih-bersih ini bukan pertama kalinya terjadi. Kebiasaan ini juga pernah dilakukan suporter Jepang sudah 10 tahun lalu seperti di ajang Piala Dunia 2014 di Brasil hingga Piala Dunia 2018 di Rusia.
Tak hanya suporter, para pemain Jepang pun menunjukkan sikap yang sama. Tim Samurai Biru sempat jadi sorotan publik usai meninggalkan ruang ganti dalam keadaan bersih dan rapi usai mengalahkan Jerman pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Salah satu aspek yang melatarbelakangi kebiasaan ini adalah pengaruh budaya dan agama di Jepang, seperti Buddhisme dan Shinto.
Dalam Buddhisme, kebersihan dianggap sangat penting karena terkait dengan kedamaian pikiran. Sementara dalam Shinto, diajarkan bahwa kebersihan merupakan bagian dari kesalehan dan penghormatan terhadap alam. Hal ini mirip dengan ajaran agama Islam, yakni "kebersihan sebagian dari iman".
Bagi banyak orang, kebiasaan bersih-bersih ini adalah bentuk penghargaan terhadap ruang publik serta menginspirasi banyak orang di seluruh dunia untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan tanggung jawab sosial.
"Patut dicontoh, sedari dulu supporter Jepang selalu melakukan hal positif seperti ini, ke mana-mana selalu bersih-bersih sama seperti muslim yang diajarkan untuk menjaga kebersihan karena merupakan sebagian dari iman, semoga kebiasaan ini nular ke kita semua," komentar akun @akuda_rl.
"Dari sini kita bisa lihat orang Jepang gak cuma mumpuni bisa menang pertandingan tapi juga menang attitude, sumpah ngefans berat sama Jepang karena negaranya yang selalu bisa jadi teladan dan inspirasi bagi dunia," imbuh akun @faniinov.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Imbas Diserang Netizen? Mees Hilgers Minta Maaf karena Absen di Laga Indonesia vs Jepang, Komentar Teuku Wisnu Bikin Adem Ayem
Kelas! Jawaban Tegas Justin Hubner Disinggung Akan Melawan Jepang yang Punya Banyak Jebolan Liga Champions
Pernah Menangkis Tendangan Lionel Messi, Ini Ungkapan Kepercayaan Diri Maarten Paes Saat Lawan Jepang Besok di GBK
Profil Zion Suzuki, Sosok Kiper Timnas Jepang yang Berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Bakal Jadi Pertandingan Bersejarah, Laga Indonesia vs Jepang 15 November Ternyata Bertepatan dengan Momen Penting Ini di Tanah Air