"Bahkan ada nama seperti Shayne Pattinama dan beberapa nama lainnya yang keturunan Ambon serta Semarang malah orang tua dan kakeknya yang sangat berharap anak-anak ini bisa memperkuat tanah kelahiran orang tuanya," tambahnya.
Apa yang disampaikan oleh perwakilan PSSI tersebut sejalan dengan apa yng telah dijelaskan oleh Erick Thohir sebelumnya, bahwa pemain-pemain keturunan yang telah di naturalisasi tersebut lebih memilih motif untuk membela tanah kelahiran orang tua serta leluhurnya daripada nilai materi.
"Mereka berdarah-darah, cedera, dalam rangka untuk memberikan yang terbaik untuk Timnas yang merupakan kelahiran kakek dan neneknya," tambahnya lagi.
Bahwa hingga saat ini PSSI tak pernah memberikan nilai apapun kepada pemain naturalisasi kecuali dorongan kuat untuk bersama-sama dengan Timnas membela negara.
Meski demikian, pemain-pemain naturalisasi tersebut mengaku bahwa mereka memiliki kebanggaan ketika tergabung di Timnas Indonesia.
Bahkan Timnas lokal juga mendapatkan dampak positif dari bergabungnya pemain naturalisasi karena mereka akhirnya memiliki semangat bersaing yang lebih dengan pemain naturalisasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kena Mental! Federasi Sepak Bola Bahrain 'Ngadu' ke FIFA dan Tak Mau Main di Indonesia
Ketakutan? Bahrain Minta Pertandingan Dilaksanakan di Luar Indonesia, Ini Jawaban PSSI
Beda Banget dengan Ahmed Al Kaf, Wasit Omar Al Ali Dibanjiri Pujian Netizen Usai Fair Play Pimpin Laga China vs Indonesia
Indonesia Menurut Sudut Pandang Irak, Sampai Ledek Bahrain yang Penuh Drama Sebab Tak Mau Main di Indonesia
Erick Thohir Bagikan Foto bersama 2 Pemain Timnas Putri Indonesia Noa Leatomu dan Estella Loupatty, Publik: Garuda Wanita..
Federasi Sepak Bola Bahrain Maksa Main di Tempat Netral, Menpora Dito: FIFA Sudah Putuskan Main di Sini!