Meski begitu, final 200 meter ini menjadi ajang pemecahan rekor bagi beberapa atlet.
Bartolomeu da Silva Chaves dari Brasil mencatat waktu 23,22 detik dan finis di posisi keempat, sementara Gabriel Luiz da Costa berhasil meraih medali perunggu dengan waktu 22,74 detik.
Rekannya, Ricardo Gomes de Mendonca, merebut medali perak dengan catatan waktu 22,71 detik.
Medali emas diraih Andrei Vdovin dari kontingen Neutral Paralympic Athlete (NPA), yang menyentuh garis finis dengan waktu 22,69 detik.
Meskipun gagal meraih medali di nomor 200 meter, Saptoyogo tetap pulang dengan prestasi yang membanggakan.
Sebelumnya, ia berhasil menyumbangkan medali perak untuk Indonesia di nomor lari 100 meter T37, membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu atlet para atletik terbaik yang dimiliki Tanah Air.
Indonesia juga menaruh harapan besar pada atlet lainnya, Karisma Evi Tiarani, yang akan berlaga di nomor 100 meter putri klasifikasi T42/63.
Setelah performa mengesankan Saptoyogo, publik Indonesia kini menantikan aksi selanjutnya di Paralimpiade 2024 ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Peraih Emas Pertama dalam Olimpiade Paris 2024, Inilah Profil 'Manusia Cicak' Veddriq Leonardo Atlet Panjat Tebing Kebanggaan Indonesia
Inilah Kisah Unik di Balik Keberhasilan He Bing Jiao Saat Meniti Karirnya Sebagai Atlet Setelah Resmi 'Gantung Raket' dari Dunia Bulutangkis
Bukan Hanya Peraih Medali, Atlet Kontingen Indonesia Olimpiade Paris 2024 Juga Akan Terima Bonus, Segini Besarannya...
5 Fakta Shella Selpi Lizah Istri Albi Dwizky: Dari Atlet hingga Pejuang Kanker Ovarium dan Meninggal Di Usia 21 Tahun
Profil Saptoyogo Purnomo: Peraih Medali Perak Paralimpiade Paris 2024, Satu-satunya Atlet yang Mengidap Penyakit Ini...