Kamis, 4 Juni 2026

Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia, Sang Kakak Unggah Tulisan Menyentuh di Media Sosial! Soroti Lambannya Tindakan Medis

Photo Author
Agus Rangga Mahardika, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 Juli 2024 | 13:38 WIB
Zhang Zhi Jie, atlet bulutangkis asal China yang meninggal dunia.  (X/dailychilin. )
Zhang Zhi Jie, atlet bulutangkis asal China yang meninggal dunia. (X/dailychilin. )

SketsaNusantara.id - Meninggalnya Zhang Zhi Jie, atlet bulutangkis asal China yang tengah bertanding tentu meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.

Sebelum meninggal, Zhang sempat mengalami kejang-kejang saat bertanding di babak penyisihan Badminton Asia Junior Championship di Gor Among Rogo Yogyakarta, pada Minggu, 30 Juni 2024.

Saat poin 11-11 dan akan menerima service dari lawannya pemain asal Jepang Kazuma Kawano, Zhang tiba-tiba terjatuh dan kolaps.

Baca Juga: Sempat Kejang-Kejang di Lapangan, Atlet Bulutangkis Asal China Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia

Tim medis pun langsung membawa Zhang ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pukul 23.20.

Selain penggemarnya, kesedihan tentu dirasakan keluarga Zhang Zhi Jie yang tidak bisa menemani atlet berusia 17 tahun itu di saat-saat terakhirnya.

Beredar di media sosial, tulisan menyentuh dari kakak perempuan Zhang Zhi Jie.

Baca Juga: Shin Tae-yong, Ivar Jenner, dan Justin Hubner Dikabarkan Kena Sanksi AFC, Ada Apa?

Dalam Unggahannya, kakak perempuan Zhang Zhi Jie mengungkapkan bahwa adiknya adalah anak yang berperilaku sangat baik.

Zhang bahkan menggunakan bonus pertamanya untuk membelikan hadiah pada ibu, kakak, kakek, dan neneknya.

"Kemarin adalah hari ulang tahunku, dan dia masih belum mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku," tulis kakak perempuan Zhang Zhi Jie, dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun X @ainurohman.

Baca Juga: Setelah Kakaknya, Ayah Son Heung Min Hadapi Tuduhan Pelecehan Verbal dan Fisik, Son Woong Jung: Saya Menyesal Telah...

Selain itu, lewat siaran langsung, kakak perempuan Zhang juga menyoroti tindakan tim medis yang dinilainya tidak tepat waktu untuk menyelamatkan adiknya.

"Bagaimana saya menerima informasi tersebut? Saya bahkan berpikir bahwa ini adalah akibat terburuk dari tim medis yang tidak tepat waktu dan kondisi medis yang buruk," keluhnya.

Halaman:

Editor: Agus Rangga Mahardika

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X