Grup A dihuni oleh Indonesia, Irak, Kyrgyzstan, dan Korea Selatan. Grup B diisi oleh Thailand, Vietnam, Kuwait, dan Lebanon. Grup C mempertemukan Jepang, Uzbekistan, Tajikistan, dan Australia.
Sementara itu, Grup D dihuni oleh Iran, Afghanistan, Arab Saudi, dan Malaysia. Pembagian ini menegaskan ketatnya persaingan sejak babak awal.
Bagi Indonesia, keberadaan Irak dan Korea Selatan di Grup A menjadi ujian serius. Irak dikenal sebagai salah satu kekuatan futsal Asia Barat yang disiplin dan agresif, sementara Korea Selatan memiliki karakter permainan cepat dan terorganisasi.
Kyrgyzstan, meski kerap dianggap underdog, beberapa kali menunjukkan kejutan di turnamen regional. Dengan komposisi tersebut, setiap laga di fase grup dipastikan berlangsung kompetitif.
Namun demikian, status tuan rumah memberikan peluang strategis bagi Indonesia. Faktor adaptasi lapangan, iklim, serta dukungan suporter diyakini dapat meningkatkan mental bertanding para pemain.
Bermain di hadapan publik sendiri sering kali menjadi suntikan motivasi tambahan, terutama dalam pertandingan krusial melawan tim-tim unggulan Asia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Qatar dan Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Babak 4, PSSI Sambut Keputusan AFC dan Minta Laga Dijalankan Secara Fair
Timnas Indonesia U-23 Umumkan Skuad AFC U-23 Asian Cup Qualifiers 2026, Absennya Pemain Andalan Tuai Keraguan Netizen
Shin Tae-yong Batal Dampingi Korea Selatan U-23 di Ajang AFC U-23 Asian Cup Qualifiers 2026, Netizen Indonesia: Yah Padahal Kangen
Timnas Indonesia U-23 Ditahan Imbang Laos di AFC U-23 Asian Cup Qualifiers 2026, Netizen Ramai Soroti Penurunan Performa
Indonesia U-23 di Ujung Tanduk! Harus Menang Lawan Korea Selatan untuk Lolos ke AFC U-23 Asian Cup 2026