SketsaNusantara.id - Usai kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 setelah kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kritik datang dari berbagai pihak.
Salah satu yang paling vokal menyuarakan pendapatnya adalah konten kreator sekaligus pengamat sepak bola, Ferry Irwandi.
Dilansir SketsaNusantara.id dari sejumlah unggahan di Instagram Story @irwandiferry, Ferry menyoroti performa Timnas, kualitas pelatih, hingga ketergantungan pada pemain diaspora.
Baca Juga: Harus Dipecat! Patrick Kluivert Dinilai Gagal Total di Timnas, Ferry Irwandi: Pelatih Buruk
Dalam unggahan pertama, Ferry memperlihatkan grafik rating pemain Indonesia saat melawan Yordania, di mana Timnas menang besar dengan skor 4-0.
“Yordania itu tim kuat banget di Asia, kita bisa menang 4-0. Tim ini juga ngehancurin Korsel, lolos 4 besar, hampir masuk olimpiade,” tulisnya.
Pernyataan itu mengarah pada fakta bahwa kemenangan tersebut menunjukkan potensi besar Timnas Indonesia. Ferry menyoroti bahwa dari seluruh pemain yang tampil, hanya empat orang yang merupakan pemain diaspora.
Baca Juga: Ramai Tagar Kluivert Out, Manajer Timnas Ungkap Nasib Pelatih Patrick Kluivert Ditentukan Hal ini
“Sisanya lahir dan gede di Indo semua. Artinya apa? Artinya Indonesia sebenarnya punya potensi dan harus bergantung full pada pemain diaspora, dengan kata lain gak ada keharusan pelatih 'harus belanda' seakan-akan timnas ini cuma bisa bisa maju dengan mengandalkan pemain diaspora. AFC U23 ini buktinya,” ucap Ferry.
Menurut Ferry, argumen bahwa pelatih Timnas harus dari Belanda karena banyak pemain keturunan sudah tak relevan lagi.
“Kalau kemarin masih ada alasan lah pelatih harus Belanda karena sebagian besar skuad keturunan Belanda, walau ternyata hasilnya gagal. Kalau sekarang, ya gak bisa alasan itu dipertahankan lagi,”
Baca Juga: Ramai Tagar Kluivert Out, Manajer Timnas Ungkap Nasib Pelatih Patrick Kluivert Ditentukan Hal ini
Ferry bahkan menilai bahwa mempertahankan pelatih hanya karena kebangsaan adalah langkah keliru.
“Mempertahankan PK karena dia orang Belanda, seakan-akan Timnas cuma bisa berkembang dengan ngandalin full squad keturunan Belanda, ya keliru dong,” tulisnya.
Artikel Terkait
Nasib di Ujung Tanduk! Indonesia Harus Taklukkan Irak untuk Jaga Asa ke Piala Dunia 2026, Begini Prediksi Starting XI Timnas!
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026, Lawan Macau dan Myanmar
Suporter Meledak di Menit 85! Lemparan Hujani Lapangan, Jay Idzes Tunjukkan Jiwa Kapten Sejati Meski Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Pesan Menyentuh Mauro Zijlstra Usai Gagal ke Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Terima Kasih untuk Dukungan Kalian di Mana Pun Berada
Selain Erick Thohir, Netizen Sebut 4 Sosok Ini Berperan dalam Kegagalan Timnas ke Piala Dunia 2026: Perlu Bertanggung Jawab
Kemal Palevi Geram Usai Timnas Gagal ke Piala Dunia 2026: Patrick Kluivert Out Itu Harga Mati