SketsaNusantara.id - Rasa kecewa, itu yang dirasakan banyak pendukung tim nasional (timnas) Indonesia usai skuad Garuda kalah atas Irak.
Menang tipis 1-0, Irak berhasil menjegel langkah Indonesia untuk maju ke fase selanjutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia.
Pasca kekalahan tersebut, netizen pun menyerukan sang pelatih, Patrick Kluivert mundur.
Bukan hanya itu, netizen juga ramai-ramai mengungkit kembali prestasi timnas saat berada di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong.
Bahkan nama Shin Tae-yong sempat bergema di tribun King Abdullah Sport City Stadium saat laga Indonesia vs Irak pada Minggu, 12 Oktober 2025 selesai digelar.
Kekalah Indonesia dari Irak dan juga Arab Saudi juga membuat netizen mengungkit kembali pernyataan anak Shin Tae-yong beberapa waktu lalu.
Baca Juga: La Grande Indonesia Desak Patrick Kluivert Mundur: Mimpi Piala Dunia Pupus, Kepercayaan Sudah Hilang
“Shin Jae-won was right,” tulis akun X @AR49INA sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Dalam cuitan tanggal 12 Oktober 2025 tersebut, akun @AR49INA juga mengunggah komentar anak Shin Tae-yong itu.
“Mari kita lihat bagaimana kalian akan melangkah lebih jauh tanpa dia. Dia telah memberikan segalanya untuk menempatkan Indonesia pada tahap ini,” tulis Shin Jae-won.
Netizen kemudian mengaku perkataan anak pertama Shin Tae-yong tersebut kini terbukti, bahkan beberapa di antaranya menyebut kegagalan timnas ke Piala Dunia 2026 sebagai karma STY.
Artikel Terkait
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026, Lawan Macau dan Myanmar
Suporter Meledak di Menit 85! Lemparan Hujani Lapangan, Jay Idzes Tunjukkan Jiwa Kapten Sejati Meski Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Pesan Menyentuh Mauro Zijlstra Usai Gagal ke Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Terima Kasih untuk Dukungan Kalian di Mana Pun Berada
Utang Indonesia Sentuh Rp9.138 Triliun, Kemenkeu Minta Publik Tak Panik
Heboh Bus Terbakar di Jember, Netizen Soroti Reaksi Warga: Orang Sebanyak Itu Nggak...
Detik-Detik Praka Amin Gugur di Teluk Bintuni, Prajurit Yonif 410/Alugoro Asal Kebumen yang Tewas Tertembak Dalam Serangan Mendadak KKB