Kemal Palevi tak hanya menyoroti Kluivert, tetapi juga federasi yang menaungi sepak bola nasional.
Dalam kalimat selanjutnya, ia menegaskan pentingnya tanggung jawab manajemen dalam menjaga kualitas tim nasional.
“Ini timnas bung. Semua pemain dipilih yang terbaik. Pelatih pun begitu. Jadi pelatih jelek ya dipecat. Negara lain juga begitu kok. Jadi stop rusak timnas kami, wahai federasi!” tegasnya.
Pernyataan tersebut menuai banyak dukungan dari warganet. Mereka menilai kritik Kemal sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan sepak bola Indonesia, bukan sekadar luapan emosi pascakegagalan.
Kemal juga menyertakan caption yang menyinggung soal naturalisasi pemain dan kinerja federasi sepak bola Indonesia.
“Ngapain capek-capek naturalisasi, kalau buat dihancurin juga sama federasi. Kepelatihan terbaik tapi kucing. @erickthohir out pun bakal percuma. REVOLUSI TOTAL @pssi!!” tulisnya.
Kalimat tersebut menjadi sorotan besar di media sosial. Ia mempertanyakan efisiensi program naturalisasi pemain jika pada akhirnya tak diimbangi dengan manajemen pelatih yang kompeten.
Tagar #RevolusiTotalPSSI yang ia tulis menggambarkan dorongan untuk melakukan perubahan besar-besaran dalam sistem pengelolaan sepak bola nasional.
Unggahan Kemal Palevi tersebut langsung menarik puluhan ribu interaksi dari pengguna Instagram.
Dalam waktu singkat, unggahan itu telah mendapatkan lebih dari 23 ribu likes dan ribuan komentar dari warganet yang senada dengannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
6 Atlet Israel Gagal Tampil di Kejuaraan Dunia Senam Jakarta, Pemerintah Indonesia Tegas Tolak Visa
Timnas Indonesia U-23 Kalah Tipis dari India, Gol Dony Tri Tak Cukup Selamatkan Garuda Muda di Laga Uji Coba
Marc Klok Tuai Sorotan Usai Kekalahan Timnas Indonesia, Foto Hitam Putih Diduga Cosplay Jadi Kapten Bikin Heboh Publik
Maarten Paes Tuai Pujian dan Dukungan dari Netizen Jelang Laga Penentuan Lawan Irak
Duka Ponpes Al-Khoziny Belum Pulih, Rencana Penggunaan APBN untuk Bangun Ulang Dapat Sorotan Tajam DPR
Utang Indonesia Sentuh Rp9.138 Triliun, Kemenkeu Minta Publik Tak Panik