“Semua yang abang omongin kejadian di match ini, mereka ternyata bener-bener neken dari kiri, kanan kita hancur lebur,” tulis seorang pengikutnya yang diunggah ulang oleh Ferry.
Ia pun menegaskan bahwa masalah utama bukan pada kesalahan individu pemain, melainkan tidak adanya kesiapan strategi dari pelatih.
“Sayangnya bener-bener terlihat kelabakan dan gak ada counter strategynya sama sekali,” lanjutnya.
Bahkan Ferry secara tegas menyebut bahwa jika pelatih gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia, sudah sepatutnya ada perubahan di kursi kepelatihan.
“Gue tetap sama, kalau gagal lolos pildun, Kluivert harus ganti. Gak ada alasan mempertahankan dese,” tegasnya dalam unggahan tersebut.
Unggahan lain memperlihatkan percakapan tentang skema permainan timnas saat melawan Arab Saudi. Saat ditanya bagaimana pendapatnya soal skema permainan, Ferry memberikan analisis teknis yang cukup mendalam.
“Gak ada second cover di half space. Double pivot lambat banget rotasi, adalah kejadian Klok stay, Pelupessy ke 6, half space kanan kosong, masuk lah CAM mereka,” tulisnya.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi antar lini, terutama antara gelandang bertahan dan bek, sangat lemah. Rotasi pemain di lini tengah yang lambat membuat lawan mudah mengeksploitasi ruang kosong.
Menurut Ferry, hal itu menunjukkan bahwa timnas bermain tanpa pola yang jelas.
“Gimana kita mau ngomongin skema, wong gak ada skema apapun,” tulisnya lagi.
Pernyataan ini memperlihatkan keprihatinannya terhadap arah permainan yang tidak terstruktur dan minim rencana taktis.
Bagi Ferry, tanpa sistem yang rapi dan terencana, permainan tim tidak akan pernah efisien, sebaik apapun kualitas individunya.
Dalam unggahan di slide ketiga, Ferry Irwandi menanggapi pertanyaan lain dari pengikutnya yang menyinggung soal kemungkinan adanya pemain titipan yaitu pemain yang tetap dimainkan meski tampil di bawah performa.
Ferry menolak asumsi itu, dan menegaskan bahwa permasalahan sesungguhnya ada pada sistem permainan.
“Ini mungkin agak keras ya, tapi susah nyalahin pemain di sini. Pun pemain bermain bagus semua, output dan outcomenya itu permainan seperti apa?” tulisnya.
Artikel Terkait
Cidera, Emil Audero Absen Lawan Arab Saudi dan Irak, Patrick Kluivert Pastikan 4 Penjaga Gawang Indonesia Siap Bela Timnas
Tim Geypens Pilih Fokus di FC Emmen dan Abaikan Panggilan Timnas Indonesia U-23, Ini Pertimbangannya
Emil Audero Cedera Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Ronde 4! Buka Jalan Reza Arya Pratama Dampingi Maarten Paes dan Nadeo di Timnas Indonesia
Kondisi Ole Romeny Baru 95 Persen, Patrick Kluivert Siapkan 3 Penyerang Pengganti Jelang Laga Timnas vs Arab Saudi
Indra Sjafri Panggil 32 Pemain Timnas U23 untuk SEA Games 2025, Marselino Ferdinan Absen? Sumardji Ungkap Kondisinya