Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun resmi @losclive, unggahan tersebut memperlihatkan sejumlah foto Calvin Verdonk, mulai dari poster hingga foto memegang jersey dengan nomor punggung 24.
"Calvin Verdonk, premier indonésien de l’histoire de la @Ligue1.Le LOSC annonce aujourd’hui la signature de Calvin Verdonk (28 ans). Le défenseur international indonésien (10 sélections) du NEC Nimègue (Pays-Bas), s’est engagé pour une durée de 3 ans, soit jusqu’en 2028. Welcome in Lille Calvin".
Dalam pengumumannya, LOSC Lille menegaskan bahwa Calvin Verdonk resmi mencatat sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang akan tampil di Ligue 1. LOSC Lille juga menyatakan bahwa mereka telah merampungkan perekrutan bek berusia 28 tahun itu dari NEC Nijmegen, Belanda.
Verdonk yang telah mengoleksi 10 penampilan bersama timnas Indonesia dikontrak dengan durasi tiga tahun, hingga 2028. Penyambutan hangat pun diberikan melalui ucapan “Welcome in Lille Calvin".
Pengumuman tersebut menegaskan bahwa Verdonk berhasil mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Ligue 1, ajang sepak bola tertinggi di Prancis.
Baca Juga: Lille Sodorkan Tawaran Rp 57 Miliar untuk Rekrut Calvin Verdonk dari NEC Nijmegen
Reaksi positif membanjiri lini masa, baik di akun Verdonk, agennya, maupun akun resmi Lille.
"Wauww" ungkap pemain andalan Timnas Indonesia lainnya yaitu sang stiker, Ole Romeny dengan akun instgramnya,@oleromery.
Tak lupa juga Eliano Reijnders dan Ivar Jenner juga ikut berkomentar dengan emotikon yang menunjukkan dukungannya.
Sedangkan akun @pemainketurunan.id menulis, "The first Indonesian player to play in Ligue 1. Proud!" (Pemain Indonesia pertama yang bermain di Ligue 1. Bangga!).
Sementara itu, akun @sctv.sports turut memberikan apresiasi, "Bangga banget".
Belakangan ini, banyak pemain diaspora Indonesia memilih pulang kampung untuk memperkuat klub-klub Liga Super League. Namun, langkah Verdonk justru berbeda. Dengan konsistensinya, ia berhasil membuka jalan untuk menunjukkan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di level tertinggi Eropa.
Bermain di Ligue 1 tentu bukan perkara mudah. Kompetisi ini dikenal memiliki persaingan yang sangat ketat, dipenuhi oleh deretan pemain berbakat, serta diperkuat oleh klub-klub besar seperti Paris Saint-Germain, Olympique de Marseille, dan AS Monaco.
Artikel Terkait
Rumor Thom Haye ke Persib Bandung, Bojan Hodak Angkat Bicara Soal Kepastian Transfer
DPR Sahkan Naturalisasi Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra, Timnas Indonesia Kian Percaya Diri Menatap Dunia
Isyarat Beckham Putra di Instagram Picu Spekulasi: Dipanggil Timnas atau Thom Haye Segera ke Persib?
Siapa Simon Tahamata? Sosok yang Minta PSSI Tak Terus-menerus Lakukan Naturalisasi Pemain dari Belanda
Shin Tae-yong Batal Dampingi Korea Selatan U-23 di Ajang AFC U-23 Asian Cup Qualifiers 2026, Netizen Indonesia: Yah Padahal Kangen
Persib Umumkan Thom Haye sebagai Rekrutan Baru dengan Kontrak Dua Tahun Jadi Bukti Keseriusan Maung Bandung Hadapi Liga dan Asia
Timnas Putri U16 Indonesia Gagal ke Final Usai Kalah 0-3 dari Australia di Ajang Asean U16 Girls' Mandiri Championship 2025