“Al-Fatihah kanggo bapak mu, Mad,” tulis @septiawan6729.
“Semangat mas @achmad19m," sahut @alfarizky87.
“Tangismu saat menyanyikan Indonesia Tanah Airku, usai menang lawan Thailand, rupanya teringat orang tua yang telah tiada… Semangatt,” komentar dari akun @sitirahmwati123.
Meskipun Timnas Indonesia U-23 hanya berhasil meraih posisi runner-up, perjuangan para pemain tetap mendapat apresiasi besar dari publik. Bagi Achmad, medali perak tersebut tampaknya memiliki makna lebih dalam.
Bukan hanya simbol prestasi, melainkan persembahan untuk sosok ayah yang telah berpulang.
Sosok Wawan Setiawan, ayah dari Achmad, wafat pada tahun 2023. Kehilangan tersebut rupanya menjadi salah satu motivasi terbesar Achmad dalam setiap pertandingan.
Momen ia duduk di samping makam dengan ekspresi teduh dan bangga menjadi bukti kuat bahwa setiap tetes keringat di lapangan adalah bentuk cinta dan bakti seorang anak kepada orang tuanya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Bertambah Lagi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia ke Liga 1, Jens Raven Resmi Diperkenalkan Bali United FC
Timnas Indonesia U-23 Hancurkan Brunei 8-0 di GBK, Jens Raven Cetak Enam Gol dan Lakukan Selebrasi Aura Farming
Operasi Berjalan Lancar, Ole Romeny Tetap Terancam Absen Bela Timnas di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Menang Tipis Lawan Filipina di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025, Timnas Indonesia Dikritik karena Lini Depan Masih Tumpul
Bung Ropan Bongkar! Dua Amunisi Baru Timnas Indonesia Bikin Kaget, Siap Dilaporkan ke Presiden Prabowo
Bung Ropan Spill 3 Pemain Naturalisasi yang Bakal Perkuat Timnas Lawan Irak dan Arab Saudi, Termasuk Mauro Zijlstra?