SketsaNusantara.id - Indonesia kembali kehilangan salah satu atlet bulu tangkis yang pernah mengharumkan nama tanah air.
Iie Sumirat, atlet bulu tangkis era 1970-an meninggal dunia pada Selasa, 22 Juli 2025.
Kabar meninggalnya Iie Sumirat ini disampaikan oleh Persatuan Badminton Indonesia lewat akun media sosialnya pada Rabu, 23 Juli 2025.
Kabar duka ini juga disampaikan pebulutangkis lainnya, Hariyanto Arbi di akun Instagramnya @hariyanto_arbi.
“Saya dan komunitas bulutangkis Indonesia menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya: Kang Iie Sumirat,” tulisnya.
Nama Iie Sumirat cukup dikenal pada tahun 1970-an. Ia lahir di Bandung pada 15 November 1950 sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari laman Kemenpora.
Baca Juga: Siapa Ozzy Osbourne? Inilah Profil Vokalis Black Sabbath yang Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Kariernya sebagai atlet bulu tangkis dimulai saat remaja. Iie Sumirat yang masih berusia 12 tahun itu berhasil menjadi juara di Kejuaraan bulu tangkis lokal ‘Braga Festival’ tahun 1962.
Gaya bermainnya yang cepat dan tak terduga membuatnya dijuluki ‘Meteor dari Bandung Selatan’ oleh salah satu harian di Bandung.
Nama Iie Sumirat makin dikenal saat ia ikut bertanding di Piala Thomas 1971.
Sayangnya, langkah atlet yang saat itu baru berusia 21 tahun itu terhenti di babak penyisihan Piala Thomas 1971.
Artikel Terkait
Profil Febriana Dwipuji Kusuma: Pahlawan Baru Bulu Tangkis Asal Jember Raih Kemenangan di Australia Open 2024
Lisa Ayu Kusumawati Dirumorkan Pensiun Dini, Begini Perjalanan Karir dan Prestasinya Selama Menjadi Atlet Bulu Tangkis Sektor Ganda Campuran
Resmi Pensiun! Ternyata Begini Jejak Karir dan Prestasi Gemilang Hendra Setiawan Selama Berkiprah di Kancah Bulu Tangkis Indonesia
Operasi Berjalan Lancar, Ole Romeny Tetap Terancam Absen Bela Timnas di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Menang Tipis Lawan Filipina di ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025, Timnas Indonesia Dikritik karena Lini Depan Masih Tumpul
Alami Cedera saat Bertanding di Celebrity Trofeo Cup 2025, Raffi Ahmad Ungkap Pesan Bijak sebagai Tanda Sportivitas
Hujan Kartu Kuning Iringi Adu Gengsi Indonesia vs Malaysia, Garuda Muda ke Semifinal ASEAN U-23 Championship 2025 Meski Gagal Menang
Resmi Gabung Willem II, Nathan Tjoe-A-On Akhiri Spekulasi ke Liga Indonesia