Debut profesionalnya terjadi pada 2016 saat dipinjamkan ke Venezia di Serie B. Sejak saat itu, Emil dipromosikan jadi kiper utama di berbagai klub Italia, termasuk Sampdoria.
Pada 2023, Emil bergabung dengan Inter Milan dengan status sebagai pemain pinjaman dengan opsi permanen. Ia juga dipromosikan di Como selama 4 tahun sebelum akhirnya dipinjamkan ke klub Serie B Palermo hingga akhir musim 2024/2025.
Bertahun-tahun Emil mewakili Italia di level junior bahkan pernah ikut serta dalam Kejuaraan U-17 Eropa UEFA 2013.
Lahir di Indonesia, Emil kemudian memutuskan untuk membela timnas Garuda. Ia merasa terikat dengan negara asal ayahnya, terlebih Emil punya kenangan selama tinggal di Lombok saat masih kecil.
Audero dipanggil pertama kali ke Indonesia pada 9 Maret 2025, untuk laga kualifikasi melawan Australia dan Bahrain.
Debut resminya terjadi pada 5 Juni 2025 dalam laga Indonesia melawan China. Emil langsung menunjukkan performa tampilannya yang gemilang hingga mencetak prestasi clean sheet.
Emil dikenal dengan gaya bermain tenang, refleks cepat, dan kemampuan membaca permainan yang baik. Ia juga jago dalam duel satu lawan satu dan sering melakukan penyelamatan krusial, seperti yang terlihat dalam laga melawan China.
Momen double save Emil terjadi di menit ke-67. China mendapat peluang emas saat Wu Lei melepaskan tendangan sudut dari jarak dekat, tetapi Emil dengan sigap menepis bola.
Bola muntah langsung disambar oleh Wei Shihao, namun Emil kembali bereaksi cepat, menjatuhkan diri untuk memblok tendangan tersebut. Hampir saja bola lepas terkena tiang gawang, Emil dengan tangkas menangkapnya untuk mencegah tim lawan melakukan serangan balik.
Penyelamatan ini memastikan clean sheet pertamanya bersama Timnas, sekaligus mengamankan tiga poin yang krusial.
Kemenangan ini membuat Indonesia lolos ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan mengantongi 12 poin dan menduduki peringkat ketiga Grup C.
Emil Audero, yang kini berusia 28 tahun, telah membuktikan diri sebagai aset berharga bagi Garuda. Dengan pengalaman di Serie A dan Serie B, serta mentalitas juara dari Juventus dan Inter Milan, ia diharapkan terus menjadi benteng kokoh di bawah mistar gawang yang optimis membawa Indonesia menuju Piala Dunia 2026.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Jadi Man of the Match, Ternyata Segini Gaji Maarten Paes yang Tampil Tangguh Selamatkan Indonesia di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Apa itu Clean Sheet dalam Sepak Bola? Ini Arti Istilah dari FC Dallas untuk Maarten Paes yang Bikin Indonesia Menang Lawan Arab Saudi
Eliano Reijnders Absen Bela Timnas Indonesia karena Alasan Keluarga, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Makin Menegangkan
Erick Thohir Rayakan Ultah Bareng Timnas, Kluivert Janji Beri 3 Poin Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Absen Bela Timnas, Elkan Baggott Justru Dapat Kontrak Baru dari Ipswich Usai Dipinjamkan ke Klub League One
Jay Idzes Puji Pemain Baru Timnas Indonesia, TC Bali Jadi Modal Penting Hadapi China di Kualifikasi Piala Dunia 2026