Standar pengamanan pertandingan juga mendapatkan sorotan dari pihak Arema untuk diminta melakukan evaluasi. Menurutnya, tuntutan kesempurnaan dibebankan pada pihak klub.
Yusrinal menyatakan keprihatinannya atas insiden pelemparan terhadap bus tim lawan yang terjadi di luar stadion, yang kini menjadi sorotan pihak publik.
Manajemen juga telah melakukan berbagai upaya peningkatan kebutuhan akan rencana pengaman serta regulasi.
"Kami memahami semua harus dilakukan untuk kepentingan dan keamanan jalannya pertandingan," ucap Yusrinal.
Yusrinal mengakui bahwa manajemen klub turut menjadi pihak yang disalahkan atas insiden pelemparan terhadap bus tim tamu.
Dirinya menekankan bahwa insiden berada di luar kawasan stadion sekaligus jauh dari kewenangan Panitia Pelaksana.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa klub tengah mempertimbangkan untuk tidak lagi bermain di kandang selama sisa pertandingan musim ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Profil, Prestasi dan Jejak Karir Bagas Adi Nugroho, Mantan Bek Timnas Indonesia U-23 yang Pamit Mundur dari Arema FC
Arema FC Musim Lalu Jadi Tim Pesakitan, Manajemen Singo Edan Langsung Datangkan Juru Taktik Anyar Asal Brazil
Apa itu Clean Sheet dalam Sepak Bola? Ini Arti Istilah dari FC Dallas untuk Maarten Paes yang Bikin Indonesia Menang Lawan Arab Saudi
Komentar Nyelekit Diego Michiels Usai Timnas Indonesia Berhasil Tekuk Arab Saudi, Kapten Borneo FC: Baru Menang Sekali...
Pratama Arhan Resmi Keluar Suwon FC, Statistik Permainan Bek Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Dilepas Klub Korsel Gara-Gara Kartu Merah?