"Langsung dilacak, langsung ada di TKP. Duitnya juga ada, barangnya juga ada, emasnya juga ada ditemukan berkilo-kilo. Kok bisa gitu loh orang kaya gitu masih juga dibela? Itu kan pertanyaannya," ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Lita menegaskan dirinya tidak takut terhadap berbagai ancaman yang diterimanya. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan sosial media.
"Takut nggak sih saya sama dia? Nggak tuh. Saya nggak takut karena kita bicara fakta. Real yang ada di lapangan, jadi be smart," ujarnya.
"Gue juga nggak takut sama ancaman kalian. Gue nggak takut sama siapa pun kecuali sama Tuhan," tegasnya.
Sebelumnya, Lita Gading juga sempat mengunggah video yang menanggapi keputusan Hotman Paris menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah.
Dalam video tersebut, ia mengaku terkejut mendengar kabar bahwa pengacara kondang itu kini membela mantan Jampidsus yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"Breaking news guys, Bang Hotman jadi kuasa hukumnya Jampidsus yang kemarin itu dijadikan tersangka gara-gara numpukin uang dolar-dolar dan emas berkilo-kilo. Aduh, gimana menurut kalian? Nah ini semua netizen bergerak nih," kata Lita dalam unggahan hari Sabtu, 18 Juli 2026.
Lita pun berharap keputusan tersebut tidak menjadi akhir dari reputasi yang selama ini dibangun Hotman Paris sebagai salah satu pengacara ternama di Indonesia.
Ia juga menilai kedekatan dengan tokoh politik maupun kalangan pengusaha tidak bisa menjadi ukuran dalam penegakan hukum.
Terlebih, jika kasus dugaan korupsi yang ditangani Hotman tersebut terbukti merugikan banyak orang, sehingga hukum harus ditegakkan secara adil dan benar-benar menghukum mereka yang bersalah.
"Karena selama ini yang katanya jadi pengacara nomor satu di Indonesia, mentang-mentang dia ngaku dekat dengan presiden, dekat dengan pengusaha-pengusaha hebat di Indonesia, dia bisa memenangkan ini semua? Tentu tidak," tegasnya.
Dalam unggahannya, Lita juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses hukum yang sedang berlangsung hingga kebenaran terungkap di balik kasus yang menyeret nama mantan Jampidsus tersebut.