SketsaNusantara.id - Dunia hiburan mendadak digegerkan dengan insiden dugaan penganiayaan yang dialami istri mendiang aktor Epy Kusnandar, Karina Ranau.
Pelaku penganiayaan yang diketahui seorang pria itupun langsung menjadi sasaran hujatan netizen setelah Karina Ranau mengunggah video dan fotonya di akun Instagram pribadinya.
Rupanya, hujatan netizen tidak hanya ditujukan untuk pelaku, namun juga para karyawan yang bekerja di warung milik Karina Ranau.
Sebagian besar warganet meluapkan emosi dan kemarahannya saat melihat para karyawan disana terlihat hanya diam dan tidak membela bosnya ketika didorong hingga jatuh ke aspal.
Padahal, karyawan yang ada disana kebanyakan kaum laki-laki dimana harusnya mampu melindungi Karina yang merupakan seorang wanita.
Hingga akhirnya, 2 karyawan warung bernama Yogi dan Arul buka suara membongkar alasan mereka menahan diri dibalik insiden mencekam tersebut.
Nah, berikut ini 3 fakta sebenarnya dari ungkapan Yogi dan Arul yang memilih diam daripada menyerang pria terduga penganiayaan bosnya, Karina Ranau.
1. Pilih Pakai Logika Daripada Otot
Yogi menuturkan bahwa karyawan yang ada di warung sudah emosi saat kejadian, namun mereka memutuskan tidak menyerang pelaku dengan otot.
Menurutnya, memukul pelaku hanya akan membuat posisi mereka yang benar justru akan berbalik salah di mata hukum.
"Untungnya kita nggak ada main fisik. Karena kita tahu, kalau kita main fisik, kita yang kena (hukum). Nanti dia bisa lapor balik penganiayaan, jatuhnya kita yang jadi pelaku," curhat Yogi yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube @Intens Investigasi pada Kamis, 18 Juni 2026.