SketsaNusantara.id - Interaksi antara presenter dan desainer Ivan Gunawan dengan Samira Farahnaz atau yang dikenal sebagai Dokter Detektif (Doktif) menjadi perhatian pengguna media sosial.
Percakapan keduanya muncul setelah sebuah konten TikTok ramai diperbincangkan warganet.
Perdebatan bermula dari unggahan Doktif yang membahas sebuah produk yang sebelumnya dipromosikan Ivan Gunawan. Dalam video tersebut, Doktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan produk yang disebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila dikonsumsi secara rutin.
Konten itu kemudian menarik perhatian karena menampilkan potongan video promosi yang sebelumnya diunggah Ivan Gunawan.
Dari sinilah muncul tanggapan langsung dari presenter yang akrab disapa Igun tersebut.
Dalam videonya, Doktif mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penggunaan produk yang dibahas. Ia menyebut konsumsi produk tersebut setiap hari berpotensi menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk buang air besar berdarah.
Menanggapi unggahan tersebut, Ivan Gunawan mengaku menghargai informasi yang disampaikan. Namun, ia menyampaikan keberatannya karena wajahnya digunakan dalam konten edukasi tersebut tanpa adanya pemberitahuan secara langsung terlebih dahulu.
“Terima kasih udah ingetin. Tapi kalo bisa cari nomer ku kasih tau aku langsung, jangan posting muka aku, kurang suka si muka aku dipake buat edukasi,” ujar Ivan Gunawan dalam komentarnya.
Komentar tersebut kemudian mendapat respons dari Doktif. Ia menjelaskan alasan mengapa memilih mengunggah ulang video yang sebelumnya dipakai untuk mempromosikan produk tersebut.
Menurut Doktif, unggahan Ivan Gunawan muncul di berandanya dan telah ditonton oleh banyak pengguna media sosial. Karena itulah ia merasa perlu memberikan informasi tambahan kepada masyarakat mengenai produk yang sedang dibahas.
Doktif juga menyebut bahwa edukasi yang diberikan bertujuan untuk mencegah kemungkinan dampak yang tidak diinginkan bagi masyarakat. Ia berharap informasi tersebut dapat menjadi perhatian bagi pengguna yang mengonsumsi produk serupa.