SketsaNusantara.id - Proses perceraian antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi masih berlangsung di Pengadilan Agama Medan. Di tengah proses tersebut, Mawa mengungkapkan keputusan yang diambilnya demi menjaga kondisi mental dan emosionalnya.
Perempuan yang telah dikaruniai seorang anak itu mengaku memilih membatasi komunikasi langsung dengan sang suami. Langkah tersebut dilakukan agar dirinya dapat menjalani hari-hari dengan lebih tenang selama proses hukum masih berjalan.
Pengakuan tersebut menarik perhatian publik karena menunjukkan bagaimana Mawa mengelola kehidupannya di tengah persoalan rumah tangga yang belum selesai. Meski menjaga jarak dari suami, ia menegaskan bahwa hubungan anak dengan ayahnya tetap berjalan baik.
Dalam keterangannya, Mawa menjelaskan bahwa saat ini dirinya lebih mengutamakan ketenangan batin. Karena alasan itu, ia memilih tidak terlalu sering berkomunikasi langsung dengan Insanul Fahmi.
Untuk urusan yang berkaitan dengan anak, komunikasi dilakukan melalui asistennya. Dengan cara tersebut, berbagai kebutuhan terkait anak tetap dapat dibicarakan tanpa harus melibatkan komunikasi langsung antara dirinya dan sang suami.
"Aku pengen ketenangan aja sih. Jadi nggak mau terlalu banyak komunikasi biar ya lebih baik berjarak aja untuk ketenangan hati aku, jiwa dan pikiran aku. Jadi aku bisa lebih fokus untuk aku ngejalanin hari-hari aku," ungkap Mawa di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Wardatina Mawa Tegaskan Tak Akan Rujuk dengan Insanul Fahmi
Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menata kembali kehidupannya. Mawa mengaku ingin memberikan ruang bagi dirinya untuk fokus menjalani aktivitas sehari-hari tanpa terbebani oleh komunikasi yang dianggap dapat memengaruhi kondisi emosionalnya.
Meski menjaga jarak dari Insanul Fahmi, Mawa memastikan bahwa dirinya tidak pernah membatasi hubungan antara anak mereka dengan sang ayah. Menurutnya, komunikasi antara ayah dan anak masih berlangsung secara rutin.
Ia menjelaskan bahwa putranya masih berhubungan baik dengan Insanul Fahmi melalui panggilan video. Komunikasi tersebut difasilitasi melalui asistennya yang menjadi perantara antara kedua belah pihak.
"Komunikasi alhamdulillah baik, tapi melalui si Mbak ya. Kayak hari ini kan baru kontekan lagi sama si Elfo sama ayahnya, jadi mereka tadi video call. Masih aman aja, jadi nggak ada yang dibatasi gimana-gimana," jelasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis anggapan bahwa hubungan anak dengan ayahnya terganggu akibat proses perceraian yang sedang berlangsung. Mawa menegaskan bahwa kepentingan dan kebutuhan anak tetap menjadi perhatian utama.
Menurutnya, menjaga komunikasi anak dengan ayah merupakan hal yang penting. Karena itu, meskipun dirinya memilih menjaga jarak, hubungan antara ayah dan anak tetap difasilitasi dengan baik.