showbiz

Perjalanan 7 Jam Ammar Zoni Menuju Nusakambangan, Pengawasan Super Ketat hingga One Man One Cell Jadi Sorotan

Sabtu, 9 Mei 2026 | 15:30 WIB
Ammar Zoni usai sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkoba. (Tangkap layar YouTube/IntensIndigo)

SketsaNusantara.id - Nama Ammar Zoni kembali menjadi perhatian publik setelah dipindahkan ke Nusakambangan. Pemindahan itu dilakukan dengan pengamanan ketat dan prosedur khusus pada malam hari.

Terpidana kasus peredaran narkoba tersebut kini ditempatkan di Lapas Karang Anyar, Nusakambangan, Jawa Tengah. Lapas itu dikenal memiliki sistem pengawasan super maksimum dengan kontrol keamanan tingkat tinggi.

Pemindahan mantan suami Irish Bella itu dilakukan pada Jumat malam sekitar pukul 23.55 WIB. Selain Ammar Zoni, terdapat empat warga binaan lain yang ikut dipindahkan menuju Nusakambangan.

Baca Juga: Divonis 7 Tahun Penjara, Ammar Zoni Tak Ajukan Banding dan Pilih PK untuk Bantah Status Bandar Narkoba dalam Putusan Hakim

Kasubdit Kerjasama Ditjenpas, Rika Aprianti, menjelaskan proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan lengkap. Pengamanan melibatkan sejumlah unsur aparat selama perjalanan menuju lokasi tujuan.

"Pelaksanaan pemindahan dilakukan dengan pengawalan dan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, petugas Direktorat Pamintel Ditjenpas, personel TNI dan Polri, serta petugas Lapas Narkotika Jakarta," ujar Rika Aprianti dalam keterangannya, Sabtu 9 Mei 2026.

Perjalanan menuju Nusakambangan ditempuh melalui jalur darat selama kurang lebih tujuh jam. Rombongan tiba di dermaga Nusakambangan pada pagi hari sekitar pukul 06.55 WIB.

Baca Juga: Ammar Zoni Trauma Berat Usai dari Nusakambangan, Ajukan Permohonan Bertahan di Jakarta karena Alasan Psikis yang Mengkhawatirkan

Setelah tiba di lokasi, Ammar Zoni langsung menjalani tahapan penerimaan sesuai prosedur lembaga pemasyarakatan. Seluruh proses dilakukan dengan pengawasan disiplin sebelum masuk ke area tahanan.

Rika Aprianti menjelaskan terdapat sejumlah pemeriksaan wajib sebelum narapidana ditempatkan di sel pengamanan tinggi. Pemeriksaan itu mencakup tes kesehatan hingga administrasi penerimaan resmi.

"Proses administrasi penerimaan yang dilakukan antara lain berita acara serah terima narapidana, tes urin, pemeriksaan kesehatan, dan kegiatan administrasi lainnya," tambah Rika.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan juga memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan berlaku. Mulai dari pemberangkatan hingga penerimaan narapidana disebut mengikuti standar operasional prosedur secara ketat.

Lapas Karang Anyar sendiri dikenal sebagai salah satu lapas dengan pengamanan tertinggi di Indonesia. Sistem pengawasannya menerapkan konsep one man one cell atau satu narapidana satu sel.

Selain itu, area lapas dipantau kamera pengawas selama 24 jam penuh. Kontak fisik antarwarga binaan juga dibuat sangat terbatas untuk menjaga pengawasan maksimal.

Halaman:

Tags

Terkini