showbiz

Aming Dipuji Jadi Villain Paling Mengerikan di Ghost in the Cell, Joko Anwar Bongkar Kisah Tragis Tokek yang Menyayat Hati: Dia Tak Terlahir Jahat

Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB
Potret Aming sebagai Tokek yang menuai pujian dari penonton berkat aktingnya dalam film Ghost in the Cell (Instagram/amingisback)

"Kak @amingisback layak dapat Piala Citra Tahun ini, The Real Seniman banget," komentar salah satu warganet.

Penonton lain juga mengapresiasi kedalaman karakter yang dibangun Joko Anwar, bukan sekadar sosok jahat tanpa alasan, melainkan manusia dengan latar belakang yang kompleks.

Baca Juga: Ahok Apresiasi Film Pengepungan di Bukit Duri, Karya Joko Anwar Soroti Krisis Empati dan Kepercayaan yang Relate dengan Indonesia Saat Ini

"Keren banget sih film ini. Gak cuma pendalaman akting dari aktornya, Joko Anwar nggak main-main ikut menyisipkan kisah di balik karakternya villain yang bisa bikin audience masuk dalam ceritanya," tulis warganet lainnya.

"Terjawab sudah rasa penasaran soal karakter Tokek. Ternyata kisah pahit hidupnya membentuk dirinya yang sekarang dan pada aslinya sangat rapuh karena hidup di kerasnya dunia yang tidak adil padanya. Respect buat kak @amingisback udah deliver karakter tokek dengan pembawaannya yang luar biasa," tulis warganet lainnya.

Aming sendiri mengaku sangat berterimakasih kepada Joko Anwar yang memberinya kesempatan untuk terlibat dalam film Ghost in the Cell dan mempercayakan peran Tokek padanya.

Baca Juga: 8 Fakta Menarik 'Pengepungan di Bukit Duri', Film Joko Anwar Paling Horor dibintangi Morgan Oey dan Omara Esteghlal Sukses Tembus 1 Juta Penonton!

"Segala hormat untuk Bang @jokoanwar. Terima kasih karena selalu mempercayakan peran ini pada saya dan untuk semua kesempatan yang kau berikan kepadaku, i'm blessed," tulisnya di kolom komentar unggahan Joko Anwar.

Kisah Tokek menjadi salah satu bukti bahwa Ghost in the Cell bukan sekadar film horor biasa. Di balik teror dan visual yang mengerikan, tersimpan kritik sosial dan refleksi tentang bagaimana lingkungan dan sistem bisa membentuk seseorang.

Tokek mungkin terlihat sebagai sosok paling kejam. Namun pada akhirnya, ia hanyalah contoh karakter manusia yang tumbuh dalam dunia yang lebih dulu kejam padanya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini