"ASU ini nyindir aliansi Muda itu nggak sih? aneh wong NU juga menyebut kelompok itu juga bukan bagian dari NU, kok iso ngunu??" komentar salah satu warganet.
"Kenapa sekarang semua serba gampang tersinggung ya? Jadi malu sebagai umat islam yang harusnya jaga perdamaian seperti yang diajarkan Rasulullah. Kalau dapat kritik, harusnya introspeksi, bukan malah lapor polisi," imbuh warganet lainnya.
"Menurut keyakinan saya, yang udah ada dibarisan Mens Rea, Kalian di logika yang waras dan sampaikan fakta di jalan yang benar. Lanjutkaaan!!" komentar netizen lainnya.
Pandji Pragiwaksono turut membubuhkan emoji tertawa dan menganggap unggahan Ustadz Felix sebagai konten yang menghibur.
Unggahan Felix Siauw justru memperlihatkan bahwa kritik dalam seni komedi bisa dibaca sebagai refleksi sosial, bukan semata dilihat sebagai serangan yang bertujuan menjatuhkan pihak-pihak tertentu.
Sejumlah warganet juga menilai perkatan Ustadz Felix membawa pesan agar semua pihak legowo saat menerima kritik untuk perbaiki diri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini