showbiz

Ketika Media Sosial Tak Cukup Menyuarakan Derita Korban Banjir Bandang Sumatra dan Atta Halilintar Turun Langsung Membantu Warga

Selasa, 2 Desember 2025 | 13:00 WIB
Atta Halilintar memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak banjir bandang di Sumatra. (Instagram/attahalilintar)

SketsaNusantara.id - Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh kembali menyisakan duka mendalam bagi ribuan warga.

Tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, peristiwa tersebut juga menyisakan luka batin bagi para korban yang hingga kini masih berjuang bertahan hidup dengan segala keterbatasan.

Di tengah situasi tersebut, sosok publik figur Atta Halilintar turun langsung ke lokasi terdampak untuk melihat kondisi nyata sekaligus menyalurkan bantuan bersama tim relawan.

Baca Juga: BNPB Rilis Data Terbaru Korban Banjir di Sumatra per 1 Desember 2025, 604 Orang Meninggal, Puluhan Ribu Rumah Rusak

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagramnya @attahalilintar, Atta menggambarkan bagaimana situasi di lapangan jauh lebih mengkhawatirkan dibanding apa yang terlihat di layar ponsel.

Ia mengutip perkataan seorang ibu yang ditemuinya, “Mencekam cuma di media sosial,” ungkap sang ibu sambil berlinang air mata.

Atta menjelaskan bahwa kalimat itu bukan muncul dari rasa marah, melainkan dari luka hati akibat komentar yang meremehkan penderitaan warga.

Baca Juga: Aktivis Greenpeace Minta 3 Menteri Ini Tanggung Jawab atas Banjir dan Longsor di Sumatra, Iqbal Damanik: Kita Berhak Menggugat

“Mendengar ceritanya saja sudah membuat hati ini bergetar,” tegasnya.

Atta mengungkap bahwa dirinya dan tim tergerak berangkat pada pukul tiga dini hari setelah mendengar kabar mengenai situasi darurat di beberapa titik.

“Kami mendengar kabar banyak yang kelaparan dan harga bahan pokok melambung,” tulisnya.

Situasi tersebut menjadi pemicu bagi dirinya untuk memastikan bahwa suara warga benar-benar tersampaikan dengan utuh.

Baca Juga: Sampaikan Tiga Masalah Krusial di Bangsalsari ke Bupati Jember, Mulai Banjir hingga Infrastruktur Jalan

Menurut Atta, inilah alasan mengapa repost dan share di media sosial sangat penting. Tidak sekadar sebagai bentuk kepedulian digital, tetapi juga sebagai cara agar publik dapat mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

Halaman:

Tags

Terkini