“Buat korban, ayo lebih berani. Jangan malu ke dapur umum atau takut meminta bantuan,” ajak Khairen.
Di akhir pesannya, Khairen menyampaikan bahwa bantuan dan relawan memang penting, namun tidak akan pernah menuntaskan akar masalah.
“Donasi, bantuan, relawan, itu perlu. Tapi tidak menyelesaikan masalah utamanya,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus tetap bersuara dan tidak boleh diadu antar sesama rakyat.
“Tinju tangan tetap ke atas. Jangan mau diadu sesama rakyat,” katanya.
JS Khairen menjadi salah satu figur publik yang mengingatkan bahwa bencana ekologis tidak hanya menghancurkan rumah dan jiwa, tetapi juga masa depan kampung halaman yang harusnya dijaga bersama.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!