SketsaNusantara.id – Dunia kuliner kini tak hanya bicara soal rasa, plating, dan pengalaman makan. Keamanan pangan menjadi sorotan utama, terlebih setelah Chef Arnold Poernomo membahas tuntas sistem Codeblu dalam podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier.
Dalam sesi perbincangan yang intens dan penuh wawasan itu, Chef Arnold menegaskan bahwa Codeblu adalah elemen krusial yang tak bisa diabaikan oleh pelaku industri makanan.
Sistem ini dirancang untuk mendeteksi dan menangani potensi bahaya yang mengancam keamanan hidangan, mulai dari bahan mentah hingga proses penyajian.
Baca Juga: Hadiri Pesta Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, Ivan Gunawan Akui Khawatir Akan Hal Ini
“Codeblu bukan sekadar SOP, ini semacam alarm dini untuk mencegah masalah besar di dapur,” ujar Arnold, dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube Deddy Corbuzier pada 8 Mei 2025.
Ia menambahkan bahwa banyak restoran sering kali fokus pada kecepatan penyajian, tapi melupakan aspek paling vital yaitu keamanan konsumsi.
Codeblu bekerja dengan sistem pengkodean tertentu, yang mempermudah staf untuk mengenali titik rawan seperti bahan kadaluarsa, penyimpanan yang salah, atau prosedur higienis yang tak sesuai standar. Dengan sistem ini, potensi kontaminasi bisa ditanggulangi sebelum menyebar.
Menariknya, Arnold juga menyoroti bahwa Codeblu bukan hanya tanggung jawab chef. Ia menekankan pentingnya keterlibatan manajemen restoran, pemilik usaha, hingga pelayan dan cleaning service dalam menerapkan sistem ini secara menyeluruh.
“Kita enggak bisa cuma serahkan semuanya ke dapur. Semua lini harus paham, dari frontliner sampai owner. Codeblu itu kerja tim,” tegasnya.
Lebih jauh, Chef Arnold menyampaikan bahwa implementasi Codeblu secara berkelanjutan bisa menjadi investasi jangka panjang dalam membangun reputasi restoran. Kepercayaan pelanggan tumbuh dari rasa aman, bukan sekadar dari rasa lezat.
Dalam kesempatan tersebut, Chef Arnold mengajak seluruh pelaku kuliner untuk tidak sekadar mengejar tren, tapi juga memperkuat fondasi kualitas lewat sistem pengawasan seperti Codeblu.
Podcast tersebut sontak mendapat respons luas dari netizen, terutama para pengusaha kuliner dan penggemar Chef Arnold. Banyak yang mengapresiasi upayanya mengangkat isu teknis yang selama ini kurang mendapat sorotan publik.***